20:00 . Air Terjun Kedung Peti, Wisata Alam Tersembunyi di Bojonegoro   |   19:00 . Pemkab Bojonegoro Targetkan 11.000 unit RLTH Rampung Direhab Hingga Tahun 2023   |   18:00 . Pasca Idul Fitri, 2 Tempat Wisata Bojonegoro ini Ramai Pengunjung   |   17:00 . Lebih Mudah, Bayar Iuran JKN-KIS Lewat Aplikasi Mobile JKN   |   16:00 . Patroli PMI Bojonegoro Himbau Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan   |   15:00 . 40 Peristiwa Kebakaran Dari Januari Hingga Saat Ini   |   14:00 . Ladu, Jajanan Tempo Dulu Saat Lebaran di Kanor   |   13:00 . Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi, Dinas-Dinas Lakukan Kajian Ulang   |   12:00 . Pimpin Apel Hari Pertama Pasca Lebaran, ini Pesan Bupati Bojonegoro   |   11:00 . Bingung Cara Melaporkan Peserta JKN-KIS yang Meninggal Dunia? Begini Solusinya...   |   10:00 . Antisipasi Kekeringan BPBD Imbau Warga Hemat Air Bersih   |   08:00 . Berawal dari Hobi Cosplay, Hingga Menjadi Usaha Kostum   |   07:00 . Waktu Ideal untuk Bermain dengan Kucing   |   17:00 . Trend Baju Lebaran 2021, Model Simpel Praktis Era New Normal   |   15:00 . Penjual Hampers Habiskan 1500 Paket Selama Ramadan   |  
Tue, 18 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Besok Tim Pemantau Lingkungan Terbatas akan Dibentuk

blokbojonegoro.com | Monday, 17 April 2017 18:00

Besok Tim Pemantau Lingkungan Terbatas akan Dibentuk

Reporter: Dwi Rahayu / blokTuban.com

blokBojonegoro.com - Tim pemantau lingkungan terbatas yang akan meneliti kembali gas buang dari flare Joint Operating Body Pertamina PetroChina East Java (JOB PPEJ) besok Selasa (18/4/2017) akan dibentuk.

Seperti diketahui, polemik antara warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban dengan JOB PPEJ terkait kandungan gas H2S pada flare produksi minyak sempat menarik perhatian. Pasalnya, gas buang tersebut membutuhkan kajian atau penelitian yang menentukan diberikan tidaknya kompensasi kepada warga terdampak.

"Besok tiga perwakilan dari pihak desa diminta berkumpul di Dinas Lingkungan Hidup," kata Kepala Desa Rahayu, Sukisno kepada blokTuban.com, Senin (17/4/2017).

Pembentukan tim tersebut, tambah Sukisno, sesuai dengan berita acara kesepakatan bersama yang baru-baru ini ditandatangani dengan pihak SKK Migas Jabanusa, JOB PPEJ, Pemkab Tuban, Pemerintah Kecamatan Soko dan Pihak Desa Rahayu. Pembentukan tim ini melibatkan tiga pihak yakni dari Desa Rahayu, Dinas Lingkungan Hidup dan JOB PPEJ.

"Iya besok akan ada pertemuan dengan pihak terkait, sebelum nantinya terjun ke lapangan," kata Kepala Bidang Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup, Purnomosidi saat dikonfirmasi blokTuban.com (blokMedia Group).

Diketahui, pertemuan akan berlangsung di Dinas Lingkungan Hidup besok Selasa (18/4/2017), sekitar pukul 13.00 WIB. Pertemuan ini menindaklanjuti kesepakatan akan dilakukannya kajian ulang kandungan gas buang pada flare PAD A JOB PPEJ. [dwi/rom]

Tag : job ppej

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat