19:00 . Kasur Busa Jadi Tren, Pengusaha Kasur Kapas Bertahan untuk Tetap Ada   |   18:00 . Antisipasi Lonjakan Covid Jelang Nataru, Stok Plasma Konvalesen di Bojonegoro Terpantau Aman   |   11:00 . HUT ke-38, SMP Negeri Kapas Tonjolkan Rakitan Sepeda Energi Listrik   |   07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |   14:30 . Half Time, Persibo Unggul 1-0 dari Mitra Surabaya   |   14:00 . Transparansi Pemdes Tlogorejo Raih Tiga Kategori KIP Se - Jawa Timur   |   13:45 . Menit 31 Persibo Berhasil Mencetak Gol Pertama ke Gawang Mitra Surabaya   |   13:00 . Persibo Tiba di Gresik, Kondisi Siap Tempur   |   12:00 . Harga Cabai di Pasar Bojonegoro Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru   |   11:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Tertinggi Komisi Informasi Jatim   |   10:00 . Program Aladin Bangun 7.041 Rumah Tak Layak Huni   |  
Fri, 03 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Alumunium Foil untuk Memasak, Amankah?

blokbojonegoro.com | Thursday, 04 May 2017 07:00

Alumunium Foil untuk Memasak, Amankah?

Reporter:- 

blokBojonegoro - Memasak dan memanggang dengan alumunium foil memang cepat dan praktis, tapi bukannya tanpa risiko kesehatan.

Almunium foil mulai diperkenalkan sejak tahun 1910 oleh Dr.Lauber, Neher & Cie di Swiss. Sejak saat itu sudah ada banyak perubahan dalam pemakaian alumunium foil.

Pada mulanya pembungkus berwarna keperakan ini dipakai sebagai pembungkus permen, tetapi lambat laun mulai dipakai untuk memanggang ikan atau bahan makanan lain di acara barbecue, serta untuk mengukus makanan.

Pemakaian alumunium untuk memasak terus meluas hingga menimbulkan kekhawatiran para ahli. Pasalnya, menurut beberapa penelitian pemakaian aluminum untuk memasak dapat membuat zat-zat kimianya larut ke dalam makanan. Akumulasi zat itu tentu berbahaya bagi tubuh.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), tubuh manusia mampu mengeluarkan sejumlah kecil alumunium dengan efektif, sehingga jika kita sampai menelan alumunium 40 mg per kilogram berat badan masih aman setiap hari.

Persoalannya adalah sebagian besar orang menelan lebih banyak dari jumlah tersebut.

Beberapa efek buruk alumunium foil bagi kesehatan antara lain penurunan jumlah pertumbuhan sel, serta paparan yang tinggi bisa menyebabkan gangguan pada otak sehingga memicu penyakit Alzheimer.

Studi tahun 2012 yang dimuat dalam jurnal International Journal of Electrochemical Science meneliti berapa banyak alumunium yang larut dalam makanan.

Jumlahnya ternyata bervariasi tergantung pada sejumlah faktor, misalnya temperatur dan keasaman (ikan dan tomat sangat asam).

Semakin tinggi suhu pemasakan, makin banyak jumlah alumunium yang larut. Faktor lainnya adalah tingkat keasaman cairan makanan, garam, serta bumbu yang ditambahkan dalam makanan.

Dijelaskan oleh Ghada Bassioni, ahli kimia dari Ain Shams University, tingkat keasaman makanan akan menyebabkan makin banyak alumunium terserap makanan.

"Seberapa buruk efek alumunium bagi kesehatan dipengaruh oleh status kesehatan secara umum dan seberapa baik tubuh kita mampu mengatasi akumulasinya sesuai dosis yang dianggap aman oleh WHO," kata Bassioni.

Walau belum ada larangan untuk menggunakan alumunium foil untuk memasak, tetapi tak ada salahnya kita mulai mengurangi paparannya. Misalnya kita bisa mengganti alumunium foil dengan cara memasak warisan nenek moyang, yakni dengan daun pisang.

 

Sumber: http://lifestyle.kompas.com/read/2017/05/03/070000120/

alumunium.foil.untuk.memasak.amankah.

Tag : Almunium, foil, makan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more