21:00 . Khidmat Kiai, Pagar Nusa Bojonegoro Doa Bersama Jelang 1 Abad NU   |   18:00 . Dinilai Terlalu Lama Kotor, Erick Thohir Ingin Bersihkan Sepakbola Indonesia   |   17:00 . Terpeleset saat Mandi di Sungai, Anak asal Soko Tenggelam di Kapas   |   16:00 . Besok, 16 Kecamatan di Bojonegoro Diprakirakan Akan Hujan Petir di Sore Hari   |   12:00 . CPNS 2023 Kapan Dimulai? Ini Prediksi dan Bocoran Jabatan yang Dibutuhkan   |   11:00 . Awal Tahun, 8 Kecamatan di Bojonegoro Terdampak Puting Beliung   |   10:00 . Baznas Buka Pendaftaran Seleksi Calon Pimpinan   |   09:00 . Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 23 Maret 2023   |   08:00 . Bupati Anna Minta BPD Sukseskan Program RPL Pascasarjana   |   07:00 . Tanya Dokter Seperti Apa Ciri Anak Stunting?   |   06:00 . Namanya Dicatut untuk Penipuan, AMSI Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku   |   19:00 . Erick Thohir: Indonesia Harus Punya Blue Print 100 Tahun Sepak Bola   |   18:00 . Viral! Tukang Becak di Bojonegoro Ambil Bollard di Trotoar   |   17:00 . Dua Pelajar di Bojonegoro Dikabarkan Diculik, Benarkah?   |   16:00 . Unugiri Bojonegoro Gelar Istighotsah Menyongsong Puncak Satu Abad NU   |  
Thu, 02 February 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Korban KDRT Jadi Tesangka ?

Saling Lapor, Keduanya Jadi Terdakwa

blokbojonegoro.com | Friday, 16 June 2017 10:00

Saling Lapor, Keduanya Jadi Terdakwa

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dialami Rodliyah dan Zainudin sekarang ini sudah proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Bojonegoro. Namun kedua mantan pasangan suami istri ini menjadi terdakwa karena saling melaporkan.

"Keduanya saling melaporkan kasus KDRT, keduanya jadi terdakwa," kata Panitera Muda Hukum PN Kabupaten Bojonegoro, Yuli Marsono kepada blokBojonegoro.com, Jum'at (16/6/2017).

[Baca juga: Kapolres Sudah Mempertemukan Rodliyah Dengan Penyidik ]

Menurutnya, sesuai Pasal 44 ayat  1 UU nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT, diancam pidana terhadap kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga ini adalah pidana penjara pidana penjara paling lama 5 tahun atau denda paling banyak Rp15 juta. "Namun terdakwa perempuan memakai pengacara dan yang laki-laki tidak," terangnya.

Setelah jaksa membacakan dakwaan, terdakwa menanggapi eksepsi dan kemarin sudah dilakukan eksepsi dari terdakwa atau penasehat hukum. "Minggu depan tanggapan jaksa terhadap eksepsi dati terdakwa atau penasehat hukum," jelasnya.

Sehingga proses persidangan masih panjang, karena selain pembacaan eksepsi juga akan ada jaksa menanggapi eksepsi terdakwa. "Pemanggilan saksi-saksi juga belum dilakukan," pungkasnya.[zid/ito]

Tag : korban, terdakwa, aniaya, kdrt



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Tuesday, 24 January 2023 08:00

    Manfaat Belajar Matematika

    Manfaat Belajar Matematika Matematika adalah ilmu pengetahuan yang banyak membahas tentang angka dan bilangan. Materinya yang sulit dipahami dan banyaknya rumus yang harus diingat, membuat tidak semua orang menyukai matematika, bahkan membencinya. Dibutuhkan...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Friday, 23 December 2022 12:00

    Pengumuman Lelang Terbuka

    Pengumuman Lelang Terbuka Dalam rangka pelaksanaan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan, PT. Asri Dharma Sejahtera Tahun 2022, dengan ini tim pengadaan jasa kontruksi melakukan lelang terbuka dengan kualifikasi pekerjaan sebagai berikut...

    read more