15:00 . Semarak Kartini Meriahkan Desa Tejo   |   12:00 . Terekam CCTV, Aksi Curi Uang Pedagang CFD di Alun-alun Bojonegoro   |   07:00 . Isak Tangis Iringi Pemakaman Anggota DPRD Bojonegoro, Dyah Ayu Ratna Dewi   |   10:00 . Kabar Duka, Bu Nyai Dewi, Anggota Dewan Perempuan FPKB Bojonegoro Wafat   |   12:00 . Pemuda Asal Bojonegoro Diduga Terpeleset di Jalur Leter E Gunung Rinjai   |   09:00 . Meneropong Spirit Literasi Dis Perpus Sip Bojonegoro   |   15:00 . Duh...!!! 85 Anak Ngebet Nikah Muda, Salah Satu Faktor Hamil dan Punya Anak   |   14:00 . Maling Motor Marak di Bojonegoro Barat, Warga Sebut Ciri-ciri Pelaku Sama   |   12:00 . Dipolisikan Dugaan Pungli, Ini Respon Humas dan Komite SMP di Kasiman   |   11:00 . Sapa Bupati, Jadi Ajang Warga Bojonegoro Mengadu ke Bupati Wahono   |   09:00 . Kerap Setor Tunai, Pedagang Kelapa Ungkap Manfaat Jadi Nasabah BRILink   |   08:00 . SMP Negeri di Kasiman Bojonegoro Dipolisikan Wali Murid Dugaan Pungli   |   18:30 . Manasik Haji CJH Bojonegoro   |   18:00 . Rp1,9 T Efisiensi Pemkab Bojonegoro, Paling Banyak Infrastruktur   |   17:30 . 1508 Calon Jemaah Haji Bojonegoro 2025   |  
Tue, 22 April 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Bubulan Lestarikan Tradisi Gumbrekan

blokbojonegoro.com | Saturday, 30 September 2017 12:00

Warga Bubulan Lestarikan Tradisi Gumbrekan

Reporter: Sutopo blokBojonegoro.com - Membuat ketupat bukan hanya saat lebaran idul fitri saja, bagi sebagian warga di Desa/Kecamatan Bubulan, Kabupaten Bojonegoro. Tapi membuat ketupat merupakan tradisi untuk hari-hari sakral lainnya. Seperti yang dilakukan Sukimah warga setempat, yang membuat ketupat dalam rangka Gumbrekan (Istilah masyarakat setempat). Menurut Sukimah, Gumbrekan biasanya dilaksanakan pada hari Jumat Pahing (penanggalan jawa). Gumbrekan sendiri menurutnya dilakukan setiap delapan Jumat Pahing sekali. "Tujuannya ketupat yang sudah masak, sebagian diberikan kepada hewan ternak (sapi, kambing dan lainnya). Sisanya dikonsumsi sendiri," kata Sukimah, kepada blokBojonegoro.com, Jumat (29/9/2017) kemarin.

Lebih lanjut dijelaskan Sukimah, jika tradisi gumbrekan atau yang lebih dikenal oleh masyrakat sekitar dengan membuat ketupat untuk pakan ternak adalah kegiatan turun temurun. "Sabagian warga sini jika mempunyai hewan ternak, baik itu kambing atau sapi juga masih melakukan gumbrekan," beber Sukimah. Kegunaan secara prinsip, kata Sukimah, dirinya tidak mengetahui secara pasti. Yang jelas menurut dia, jika mempunyai hewan ternak, dan melakukan gumbrekan diharapkan nanti bisa dilancarkan saat proses pemeliharaan. "Ya mudah mudahan hewan peliharaan ini bisa memberikan keberkahan," harap Sukimah. [top/mu]

Tag : gumbrekan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 April 2025 15:00

    Semarak Kartini Meriahkan Desa Tejo

    Semarak Kartini Meriahkan Desa Tejo Dalam rangka memperingati Hari Kartini, seluruh lembaga pendidikan yang ada di Desa Tejo, Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro, menggelar kegiatan Semarak Kartini yang berlangsung meriah dan penuh semangat, Senin pagi (21/4/2025)...

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat