19:00 . Pelajar Bojonegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Himabo Goes To Campus   |   18:00 . Sinergi TNI-Polri Bersama Wartawan Bojonegoro   |   16:00 . Dinkes Bojonegoro Catat 112 Kasus DBD, 2 Orang Meninggal   |   14:00 . Melawan Belanda dengan Ilmu Kasat Mata   |   13:00 . Suara Community Institute: Inkubasi ‘Digital Journalism dan Content Creation’   |   07:00 . Ahli Gizi: Jangan Berikan Gula Tambahan pada Anak di Bawah 2 Tahun   |   19:00 . Ban Pecah, Truk Muatan Rongsokan Terguling di Sukowati   |   18:00 . Tak Perlu Diet, Hanya Butuh Makan Berkesadaran   |   16:00 . Warga Nekat Lewati Batas Pagar Jembatan TBT Sambil Joget, Ini Pesan Kepala BPBD   |   14:00 . Selamat, Vesta Farida Kembali Pimpin PAC Fatayat NU Kanor   |   12:00 . Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   11:00 . Sah...! PR Fatayat NU se ANCAB Kanor Resmi Dilantik   |   10:00 . Malam Minggu di Jembatan Kanor Rengel Seperti Tahun Baru   |   09:00 . Tingkatkan Mutu Kampus, Mahasiswa UNUGIRI Hadiahkan Segudang Prestasi   |   07:00 . Toxic Relationship, Bagaimana Cara Menganalisa dan Mengatasinya?   |  
Tue, 18 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wabah Unggas Mati Mendadak Meluas di Kecamatan Kanor

blokbojonegoro.com | Sunday, 03 December 2017 16:00

Wabah Unggas Mati Mendadak Meluas di Kecamatan Kanor

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Matinya unggas secara mendadak mengagetkan warga Desa Sarangan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Sebelumnya, matinya unggas secara mendadak tersebut juga terjadi di Desa Canga'an Kecamatan Kanor, yang mana banyak Ayam warga setempat mati mendadak.

"Gejalanya tidak terlalu mengerti, namun tiba-tiba satu-persatu ayam peliharaan saya mati mendadak," kata salah satu warga, Mudzakir.

Ia menjelaskan, matinya ayam miliknya baru terjadi hari kemarin, Sabtu (2/12/2017) yang mana ada satu ayamnya yang mati secara mendadak. Namun, pada pagi hari tadi ayamnya yang mati semakin bertambah dan kelihatanya akan terus bertambah dan meluas.

"Tadi pagi ayam yang mati ada dua, dan itupun ayam yang mengerami telur juga ikut mati," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Untuk antisipasi wabah tersebut sendiri dirasa sangat sulit sekali, karena penyakit yang menyerang ayam tersebut, langsung mengakibatkan kematian. Sehingga, menurutnya percuma saja jika ayam yang lain diberi obat, pasti juga akan ikut mati lantaran penyakit tersebut sudah menyebar.

Warga lain, Hasim juga mengatakan hal yang demikian. Yang mana, ayam-ayamnya juga mulai mati mendadak dan sangat sulit diantisipasi. "Kalau ayam yang mati ya langsung dikubur, dan yang tersisa sebagian juga ada yang disembelih, biar tidak mati sia-sia," pungkasnya.[din/ito]

Tag : unggas, mati, kanor



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat