18:00 . Tradisi Nyekar Ke Makam, Sebelum Lebaran   |   17:00 . Jelang Lebaran, Pendapatan Salon Meningkat   |   16:00 . 99,13 Persen Warga Bojonegoro Terintegrasi JKN-KIS   |   15:00 . Harga Jilbab Merangkak Naik, Jelang Lebaran Pembeli Juga Meningkat   |   14:00 . Kapolres Bojonegoro Imbau Warga Tidak Melakukan Takbir Keliling   |   13:00 . Jembatan Glendeng Ambles, Kapolsek Soko Tinjau Kembali   |   10:00 . SMK Migas Bojonegoro Bagi Takjil Kepada Masyarakat   |   09:00 . Jelang Lebaran, Jasa Ekspedisi Kebanjiran Paket Barang   |   08:00 . Chef Sarwan Berbagi dengan Yatim-Dhuafa Sarangan   |   07:00 . Cukup Makan Telur 1-2 Butir Sehari, Ini Efeknya Bila Berlebihan!   |   06:00 . Chef Sarwan Bersama Yatim dan Dhuafa   |   22:00 . Tiga Narapidana Lapas Bojonegoro Langsung Bebas Saat Lebaran   |   21:00 . Komisi A DPRD Bojonegoro Tanggapi Aduan Masalah Rekrutmen Perangkat Desa   |   20:00 . EMCL Salurkan Dukungan 1,320 Sembako di Wilayah Operasi   |   19:30 . PBNU Tetapkan Hari Raya Idul Fitri1 Syawal 1442 H Kamis 13 Mei 2021   |  
Wed, 12 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Baru 50% SD di Bojonegoro Terapkan K13

blokbojonegoro.com | Saturday, 23 December 2017 13:00

Baru 50% SD di Bojonegoro Terapkan K13

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Dalam penetapan Kurikulum tahun 2013 (K13) di Bojonegoro, khususnya untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) sederajat tidak berjalan dengan mulus. Pasalnya, hampir seluruh SD di Kota Ledre sebutan Bojonegoro, baru 50% yang menerapkan K13.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Sri Minarti, saat mengisi seminar di Gedung Angling Dharma, Sabtu (23/12/2017), dengan tema 'Kontribusi K13 Dalam Peta Pendidikan Kabupaten Bojonegoro' yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Pendidikan Agama Islam (PAI), IAI Sunan Giri Bojonegoro.

"Bahkan untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Bojonegoro yang berjumlah seratusan lebih, hanya beberapa saja yang menerapkan dan itupun belum terlalu maksimal," ungkap perempuan asal Kecamatan Kasiman Kabupaten Bojonegoro ini.

Ia menjelaskan, tidak terlaksanannya penerapan K13 di Bojonegoro disebabkan beberapa faktor, seperti anggaran sekolah negeri dan sekolah swasta yang berbeda, maupun tenaga pendidik yang belum siap untuk menerapkan yang dirasa masih terlalu sulit.

"Kalau sekolah negeri kan mendapat anggaran penuh dari pemerintah, sedangkan sekolah swasta cuma beberapa tidak seperti sekolah negeri," lanjut Bu Min, sapaan akrab Sri Minarti.

Untuk penerapan K13 di Bojonegoro sebenarnya membutuhkan proses yang lumayan panjang, dari segi persiapan pendidik (guru) yang harus benar-benar matang, maupun segi pendanaan yang dipersiapkan untuk merubah alat yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

K13 sendiri adalah sebuah kurikulum penyempurna dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006, yang mana lebih menitik beratkan kepada pengembangan karakter peserta didik, dengan salah satu cara memberi peran penuh siswa saat di dalam kelas. [din/mu]

Tag : k-13

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat