17:00 . Prodi PGMI Selenggarakan Workshop Akademik Writing   |   15:00 . 4 Bulan Mangkir Tugas, Pemdes Semawot Tindak Tegas Perangkatnya   |   14:00 . Setelah Cabai, Giliran Harga Tomat Naik   |   13:00 . Izin Renang di Sungai, Seorang Anak Diduga Tenggelam di Purwosari   |   12:00 . Sebelum Diringkus, Kades Kapas Sempat Buat Video Pamer Lencana   |   11:00 . 16.541┬áTitik Lampu PJU Terpasang di Sudut Bojonegoro   |   10:00 . Bupati Sambang Warga Transmigrasi Asal Bojonegoro di Papua   |   09:00 . Bojonegoro Masuk SIAK Terpusat, Begini Bocoran KTP Digital   |   08:00 . Alumni Pesantren Tebuireng di Bojonegoro Gelar Halal Bihalal   |   07:00 . Ini 3 Hal yang Harus Diwaspadai Orangtua Terkait Masalah Speech Delay atau Terlambat Bicara Pada Anak   |   18:00 . Apresiasi Pembangunan Jalan Desa, Budiono Pastikan Manfaat Bagi Warga   |   16:00 . Urai Kemacetan, Pemkab Bojonegoro Bakal Bangun Jalan Layang   |   15:00 . Terpilih Jadi Duta Lingkungan Hidup Jatim, Kepercayaan Diri Jadi Kunci Utama   |   13:00 . ASANU Minta Pemerintah Perkuat BTN Syariah   |   12:00 . Belum Jelas, Pencarian Korban Tenggelam Dihentikan   |  
Fri, 27 May 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Matikan Petani, Wihadi Tolak Impor Jagung

blokbojonegoro.com | Saturday, 10 February 2018 14:00

Matikan Petani, Wihadi Tolak Impor Jagung

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Impor jagung yang dilakukan Kementerian Perdagangan tak seharusnya dilakukan, meskipun impor 171.660 ton jagung mutlak untuk kebutuhan industri. Pasalnya kebijakan yang dilakukan tersebut tidak memihak masyarakat dan bisa mematikan petani, utamanya petani di Kabupaten Bojonegoro-Tuban yang sentra jagung, sehingga secara tegas Wihadi Wiyanto menolak adanya kebijakan tersebut.

Anggota DPR RI Komisi III dari daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur IX (Bojonegoro-Tuban), Wihadi Wiyanto menilai dari keputusan Menteri Perdagangan untuk membuka transimport  jagung itu tidak beralasan untuk dikeluarkan. Walaupun itu dikatakan untuk industri, karena pertanian jagung sudah membaik.

Serta jagung memang sebagian untuk industri, jadi kalau keputusan Menteri Perdagangan bahwa itu untuk industri berarti bohong. "Sebab semua juga (jagung) untuk industri dan sama halnya itu merusak panen petani dan juga upaya mematikan petani untuk menjadi lebih baik," terangnya kepada blokBojonegoro.com.

Bahkan sekarang ini banyak petani yang beralih untuk menanam jagung, tapi sekarang diubah menjadi seperti itu (pemerintah melakukan impor jagung). Meskipun alasannya itu untuk industri, karena jagung itupun juga industri kalau tidak ada rekomendasi dari dinas pertanian, percuma.

"Saya minta untuk dicabut dan mendukung adanya Pansus pangan. Jadi petani di Bojonegoro-Tuban yang sentra jagung saya menangkap kesusahan para petani jagung saat ini yang dikarenakan adanya impor tersebut," jelas politisi partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu.

Ditambahkan, potensi jagung di Bojonegoro dan Tuban sangat baik, karena menjadi salah satu sentra penanam jagung, tapi mereka tidak mendapat bantuan bibit. Bahkan mereka tetap menanam jagung dengan bantuan tadah hujan.

"Disinilah permasalahan bahwa pemerintah tidak peka dengan adanya impor, padahal sekarang ini tanam kedua datang karena adanya hujan dan karena adanya impor maka mereka (para petani) merasa mati," imbuhnya.

Walaupun hanya kurang lebih 171 ton jagung impor, tapi itu sudah mengganggu mekanisme harga dan seharusnya Menteri Perdagangan segera mencabut kebijakan impor tersebut. Adanya peraturan perdagangan mengenai impor jagung, berkesinambungan sekali dengan kepentingan pemilu, karena disinyalir bahwa impor jagung tersebut diberikan suatu fee.

"Ini sebenarnya pemerintah tidak peka terhadap petani, tapi lebih mendapatkan uang yang bukan untuk petani. Seharusnya lebih membela petani dan petani sangat dirugikan adanya impor jagung. Saya sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Bojonegoro Tuban menentang adanya peraturan tersebut (impor jagung)," pungkas Wihadi. [zid/mu]

Tag : wihadi, dewan, jagung, impor, impor jagung



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 08 May 2022 13:00

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan keluarga besar Blok Media Group (BMG). Kali ini adalah Reporter blokBojonegoro.com, Lizza Arnofia Choirunnisa yang hari ini melangsungkan upacara resepsi pernikahan dengan pujaan hatinya....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Friday, 27 May 2022 17:00

    Prodi PGMI Selenggarakan Workshop Akademik Writing

    Prodi PGMI Selenggarakan Workshop Akademik Writing Program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) menyelenggarakan Workshop Akademik Writing untuk membekali mahasiswa PGMI terkait kepenulisan, kegiatan ini digelar di Gedung PCNU Bojonegoro pada Jumat, (27/05/2022)....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat