16:00 . Dinpora Berharap Mahasiswa Bojonegoro Lebih Mencintai Daerah   |   14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |   17:00 . TMA Bengawan Solo Siaga Kuning Tren Naik   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Juli 2018, Pajak Vapor Diberlakukan?

blokbojonegoro.com | Monday, 12 February 2018 13:00

Juli 2018, Pajak Vapor Diberlakukan?

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Setelah Beacukai mengenakan pajak terkait Vapor atau Vape (Rokok Elektrik) sebesar 57% dari penjualan eceran, kini, undang-undang terkait Petunjuk Teknis (Juknis) Vapor akan diterbitkan, serta diperkirakan pada bulan Juli 2018 mendatang sudah bisa diterapkan.

Hal tersebut diberlakukan lantaran setelah diteliti oleh Beacukai, ternyata cairan Vapor mengandung unsur nikotin tembakau. Sedangkan, untuk Intensitas cukai yang terkena pajak sendiri meliputi 3 jenis, yaitu Hasil Tembakau, Minuman Etil Alkhohol dan Etil Alkhohol.

"Kalau Vape itu termasuk dalam lingkup Intesitas hasil tembakau, sehingga harus dikenai pajak," terang Kasi Bagian Umum Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai tipe Madya Pabean C Bojonegoro, Moh Sjafei.

Namun saat Sjafei ditanya terkait Juknis Vapor, dirinya belum bisa membeberkannya lantaran masih dalam tahap pembahasan dan penggodokan, dalam hal ini beacukai juga merangkul Vapor's (Pecinta Rokok Elektrik).

"Kita meminta saran juga kepada mereka agar Juknis tersebut benar-benar matang dan tidak merugikan," lanjut Sjafei kepada blokBojonegoro.com.

Pria kelahiran Makassar tersebut juga mengungkapkan, adanya UU Cukai dikarenakan sebagai alat mengendalikan penjualan rokok di Indonesia, termasuk juga Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya, ditakutkan ke depannya bakal berdampak buruk kepada perindustrian rokok yang ada di Indonesia.

"Karena sekitar 6 juta penduduk Indonesia masih bergelut dalam industri rokok, dari pegawainya pembuatan, petani maupun penjualnya" pungkas bapak dari empat anak ini. [din/ito]

Tag : pajak, vapor, cukai, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat