14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |   17:00 . TMA Bengawan Solo Siaga Kuning Tren Naik   |   16:00 . Pertamina EP Sukowati Field dan Pemdes Ngampel Luncurkan Produk UMKM Desa   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sengketa, Dua Puskesmas Batal Dibangun

blokbojonegoro.com | Thursday, 15 February 2018 09:00

Sengketa, Dua Puskesmas Batal Dibangun

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro hanya bisa gigit jari, karena dua Puskesmas yang rencananya akan dibangun batal direalisasikan. Pasalnya, pembatalan pembangunan itu karena persoalan tanah yang digunakan Puskesmas tersebut.

"Dua Puskesmas yakni di Gondang dan Kesongo Kedungadem batal dibangun," kata ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bojonegoro, Muhammad Fauzan kepada blokBojonegoro.com.

Politisi fraksi Partai Demokrat itu menjelaskan, di kabupaten Bojonegoro setidaknya ada 36 Puskesmas yakni 28 puskesmas dan 8 puskesmas pembantu. Komisi yang membidangi infrastruktur kesehatan sudah melakukan hearing terkait pembatalan pembangunan itu.

"Tahun 2017 sudah dianggarkan akhirnya ditunda, karena masalah status tanah ada warga yang menggugat sehingga pembangunannya ditahan dulu," tegangnya.

Ditambahkan, sebenarnya anggaran untuk dua Puskesmas tersebut sudah ditetapkan yang penganggarannya sekitar 1,3 miliar. Namun karena ada persoalan tersebut, pelaksanaannya harus ditunda.

"Termasuk mencari alternatif dan Dinkes bersurat ke Pemkab agar persoalan tersebut dalam diselesaikan solusinya," imbuhnya.

Sedangkan Kepala Dinkes Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati sudah mencarikan solusi. "Dengan bersurat ke perlengkapan, agar tanahnya diganti untuk pengadaan tanah ulang," pungkasnya. [zid/ito]

Tag : sengketa



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat