13:00 . Suara Community Institute: Inkubasi ‘Digital Journalism dan Content Creation’   |   19:00 . Ban Pecah, Truk Muatan Rongsokan Terguling di Sukowati   |   18:00 . Tak Perlu Diet, Hanya Butuh Makan Berkesadaran   |   16:00 . Warga Nekat Lewati Batas Pagar Jembatan TBT Sambil Joget, Ini Pesan Kepala BPBD   |   14:00 . Selamat, Vesta Farida Kembali Pimpin PAC Fatayat NU Kanor   |   12:00 . Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   11:00 . Sah...! PR Fatayat NU se ANCAB Kanor Resmi Dilantik   |   10:00 . Malam Minggu di Jembatan Kanor Rengel Seperti Tahun Baru   |   09:00 . Tingkatkan Mutu Kampus, Mahasiswa UNUGIRI Hadiahkan Segudang Prestasi   |   07:00 . Toxic Relationship, Bagaimana Cara Menganalisa dan Mengatasinya?   |   19:00 . Mahasiswa Universitas Airlangga Gelar Pengabdian Masyarakat di Panggon Sinau Ademos   |   16:00 . Upaya Menciptakan Situasi Aman dan Kondusif, TNI - Polri di Bojonegoro Gelar Cangkrukan   |   12:00 . BumDes Usaha Bersama Kalitidu Kembangkan Olahan Camilan Pisang Ulin   |   11:00 . Wujudkan Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih, Dinkes Canangkan Zona Integritas   |   10:00 . Ada Aksi Damai Pedagang Pasar, Es Doger Laris Manis   |  
Mon, 17 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Awas Penipuan Lowongan Kerja di Migas

Polres Bekuk Komplotan Penipu Lowongan Tenaga Kerja

blokbojonegoro.com | Monday, 19 February 2018 20:00

Polres Bekuk Komplotan Penipu Lowongan Tenaga Kerja

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Sat Reskrim Polres Bojonegoro mengamankan empat pelaku komplotan penipu lowongan tenaga kerja di kantor PT. Prambanan yang terletak di jalan MT. Hariyono No.21 Kelurahan Jetak Kecamatan Kota Bojonegoro.

Penangkapan keempat pelaku berdasarkan laporan dari korban bernama Danang Riswanto (24) seorang Mahasiswa warga Dusun Godongan RT.28/RW.03 Desa Purworejo Kecamatan Geger Kabupaten Madiun dan Ade Octavian (22) warga Desa Sidorejo RT.36/RW.05 Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun. Setelah dilakukan peyelidikan akhirnya terungkap perusahaan abal-abal berkedok calo naker itu.

Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro menyampaikan kronologi penangkapan tersangka berawal dari laporan kedua korban. Pada tanggal 20 November 2017 kedua korban ditawari pekerjaan di Pertamina EP Cepu (PEPC) Bojonegoro oleh para pelaku dengan membayar uang sebesar Rp28 juta dan Rp25 juta, dengan cara dibayar secara bertahap dengan memberikan janji kepada korban bisa bekerja di PEPC Bojonegoro serta jaminan masa depan dan jenjang karir yang bagus.

"Selain itu, korban juga dijanjikan akan mulai bekerja pada 25 Desember 2017, namun hingga saat ini korban tidak kunjung bekerja," jelas Kapolres.

Karena merasa adanya kejanggalan, korban kemudian berusa mengecek pada perusahaan PEPC Bojonegoro. Setelah mengecek langsung pada perusahaan PEPC, pihak PEPC menjelaskan bahwa tidak ada penerimaan karyawan.

"Atas kejadian tersebut korban melapor ke Mapolres Bojonegoro," tambah Kapolres.

Setelah menerima laporan tersebut, selanjutnya petugas melakukan penyelidikan di kantor PT. Prambanan yang terletak di Jalan MT. Hariyono 21 Kelurahan Jetak. Selain mengamakan para tersangka, petugas juga menyita barang bukti yaitu 8 buah ID card, 14 bendel berkas kontrak kerja, 1 berkas kontrak kerja kosong, 6 buah helm, 6 pasang sarung tangan, 5 buah kaca mata, 6 buah pakaian kerja.

Sementara itu, 4 orang pelaku penipuan yaitu WA (50) seorang karyawan swasta warga Kelurahan Munggut RT.021/RW.005 Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun, PR (55) Karyawan Swasta warga Kelurahan Kepel RT.02/RW.01 Kecamatan Kare Kabupaten Madiun, ST (35) Karyawan Swasta warga Desa Dander RT.29/RW.03 Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro dan EBR (46) warga Perumnas Mojoranu blok jati selatan II no.2 turut Desa Mojoranu RT.16/RW.05 Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro.

Selain itu, Kapolres juga membenarkan perihal kasus tersebut dan menambahkan bahwa keempat pelaku memiliki peran sendiri-sendiri, yaitu untuk WA berperan sebagai orang yang memperkenalkan serta menyerahkan uang korban kepada pelaku ST. Sedangkan PR berperan yang memperkenalkan serta menyerahkan uang korban kepada ST.

Sedangkan untuk pelaku ST selaku perwakilan dari PT. KAS yang merekrut pekerja dan EBR yang mengarahkan para korban saat di mess terkait system kerja di PEPC Bojonegoro. Akibat kerjadian tersebut, pelaku dikenakan pasal 378 dan 372 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun penjara serta kedua korban mengalami kerugian sebesar Rp53 juta.

Kapolres berpesan kepada masyarakat agar jangan mudah tertipu bujuk rayu orang-orang yang tidak kenal menawarkan pekerjaan dengan meminta dana sebelum diterima bekerja dan belum jelas pekerjaannya. [oel/mu]

Tag : polres, penipuan, korban penipuan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat