20:00 . Peringkat Hasil SKD Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Instruksi BKN Pusat   |   19:00 . KADIN Bojonegoro Goes to Campus, Podcast di 2 Tempat   |   18:00 . Yuk...! Ikuti Webinar Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial   |   17:00 . Desa Pilanggede Raih Penghargaan Tropi Proklim Utama dari KLHK   |   16:00 . Naik Tipis! Harga Emas Antam 24 Karat Dijual Rp915.000   |   15:00 . Diduga Lalai Saat Masak Air, Rumah di Baureno Terbakar   |   14:00 . Bupati Bojonegoro Ziarah di Makam Leluhur   |   13:30 . Tarian Waranggono dan Tabur Bunga di Kayangan Api   |   13:00 . Proses Ritual Pengambilan Api Abadi Berjalan Khidmat dan Tetap Prokes   |   12:00 . Inilah Serangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro Ke-344   |   11:00 . Atap Gedung MWC NU Kepohbaru Rusak Akibat Hujan Deras dan Angin   |   08:00 . Baru Pertama Ikuti Kejuaraan, Bojonegoro Hampir Juara   |   07:00 . Bermain di Masa Pandemi Jadi Kebutuhan Dasar Anak yang Harus Terpenuhi   |   06:00 . Selamat Hari Jadi Bojonegoro Ke-344   |   20:00 . Stok Kebutuhan Darah UDD PMI Bojonegoro Menipis di Bawah Normal   |  
Wed, 20 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Melihat Lebih Dekat Keunikan Gunung Lawang

blokbojonegoro.com | Sunday, 22 April 2018 18:00

Melihat Lebih Dekat Keunikan Gunung Lawang

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Pemandangan berbeda ketika anda melihat gunung yang satu ini. Adalah gunung lawang yang terletak di dua desa yaitu, Desa Pragelan dan Desa Jari, masing-masing dalam lingkup wilayah Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro.

Keunikan gunung tersebut adalah letak dan bentunya mengkerucut. Selain itu gunung tersebut terlihat dua lokasi di utara serta selatan. Namun, meski ada dua gunung. Tapi namanya tetap satu yaitu gunung lawang.

Di sekeliling gunung tersebut banyak bebatuan. Selai itu juga banyak ditumbuhi oleh pohon yang menjulang tinggi, dan kondisi gunung masih terlihat alami, sebab, jarang ada manusia yang mendakinya.

"Dinamai gunung lawang karena bentuknya berjejer seperti lawang atau pintu," kata seorang warga Desa Pragelan, Jaimen, kepada blokBojonegoro.com, Minggu, (22/4/2018)  siang.

Menurut Jaimen, di gunung lawang tersebut juga masih banyak binatang buas. Salah satu yang masih banyak terlihat adalah Kera. Ada juga celeng atau babi hutan, dan lainnya.

Sementara itu, warga lain, Saiman, asal Desa Jari, menuturkan,  gunung lawang menurut sebagian masyarakat dianggap tempat yang angker. Sehingga jarang sekali orang yang mendaki gunung tersebut.

"Beberapa waktu yang lalu ada orang yang jatuh dan meninggal dari tebing gunung lawang, saat berburu burung," tutur Saiman. [top/ito]
 

Tag : gunung, lawang, gondang



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat