11:00 . HUT ke-38, SMP Negeri Kapas Tonjolkan Rakitan Sepeda Energi Listrik   |   07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |   14:30 . Half Time, Persibo Unggul 1-0 dari Mitra Surabaya   |   14:00 . Transparansi Pemdes Tlogorejo Raih Tiga Kategori KIP Se - Jawa Timur   |   13:45 . Menit 31 Persibo Berhasil Mencetak Gol Pertama ke Gawang Mitra Surabaya   |   13:00 . Persibo Tiba di Gresik, Kondisi Siap Tempur   |   12:00 . Harga Cabai di Pasar Bojonegoro Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru   |   11:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Tertinggi Komisi Informasi Jatim   |   10:00 . Program Aladin Bangun 7.041 Rumah Tak Layak Huni   |   08:00 . Musnahkan Barang Bukti dan Lelang   |   07:00 . Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi   |  
Fri, 03 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Desa Klino Menjadi Penghasil Porang

blokbojonegoro.com | Monday, 30 April 2018 11:00

Desa Klino Menjadi Penghasil Porang

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Di Desa Klino, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur banyak sekali potensi pertanian. Salah satunya, adalah penghasil ubi porang.

Bentuk porang sendiri, mirip dengan ketela rambat. Namun, bentuk porang lebih besar selain itu juga berpohon bukan merambat. Pohon porang jika dipotong akan menghasilkan lendir dan itu sangat gatal jika terkena kulit manusia.

Tanaman yang biasa dikenal dengan nama ilmiah amorphophallus muelleri itu, banyak ditanam di area hutan daerah setempat. Sebab, kondisi tanah yang subur juga suhu udara sejuk membuat tanaman ubi tersebut menjadi potensi daerah setempat.

Tak ayal, tanaman tersebut saat ini banyak ditanam di desa setampat. "Saat ini warga banyak yang sudah panen porang," kata Dwi Purnomo, kepada blokBojonegoro.com.

Porang kata dia, cara perawatanya sangat mudah, selain itu juga tidak memerluka pupuk. Karena, walau tanpa pemupukan pun tanaman porang sudah bisa subur dan berisi besar.

Selain itu, alasan masyarakat memilih menanam tanaman porang harga jualnya juga tinggi. Harga porang kering dibandrol Rp21.000 hingga Rp50.000 per kilogramnya.

Sementara ini, lanjut Dwi, petani porang menjual hasil panennya ke daerah Kecamatan Saradan, Kabupatan Madiun. Sebab, banyak pedagang dari sana, selain itu jarak antara Desa Klino dengan Kecamatan Saradan juga dekat.

"Daerah Klino ini kan perbatasan dengan Kabupaten Madiun. Jadi kadang masalah jual beli pun juga di daerah Madiun," terangnya. [top/ito]

Tag : ubi, porang, klino, sekar



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more