19:00 . Ban Pecah, Truk Muatan Rongsokan Terguling di Sukowati   |   18:00 . Tak Perlu Diet, Hanya Butuh Makan Berkesadaran   |   16:00 . Warga Nekat Lewati Batas Pagar Jembatan TBT Sambil Joget, Ini Pesan Kepala BPBD   |   14:00 . Selamat, Vesta Farida Kembali Pimpin PAC Fatayat NU Kanor   |   12:00 . Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   11:00 . Sah...! PR Fatayat NU se ANCAB Kanor Resmi Dilantik   |   10:00 . Malam Minggu di Jembatan Kanor Rengel Seperti Tahun Baru   |   09:00 . Tingkatkan Mutu Kampus, Mahasiswa UNUGIRI Hadiahkan Segudang Prestasi   |   07:00 . Toxic Relationship, Bagaimana Cara Menganalisa dan Mengatasinya?   |   19:00 . Mahasiswa Universitas Airlangga Gelar Pengabdian Masyarakat di Panggon Sinau Ademos   |   16:00 . Upaya Menciptakan Situasi Aman dan Kondusif, TNI - Polri di Bojonegoro Gelar Cangkrukan   |   12:00 . BumDes Usaha Bersama Kalitidu Kembangkan Olahan Camilan Pisang Ulin   |   11:00 . Wujudkan Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih, Dinkes Canangkan Zona Integritas   |   10:00 . Ada Aksi Damai Pedagang Pasar, Es Doger Laris Manis   |   09:00 . Jembatan TBT Hidupkan Kawasan Kanor Bojonegoro dengan Rengel Tuban   |  
Mon, 17 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Alis Tebal, Tunjukkan Jiwa Narsistik, Benar kah?

blokbojonegoro.com | Sunday, 10 June 2018 07:00

Alis Tebal, Tunjukkan Jiwa Narsistik, Benar kah?

Reporter: --
 
Selama ini, kita sering mendengar jika mata adalah jendela jiwa. Lalu, bagaimana dengan bagian tubuh lainnya?
 
Ada bagian tubuh lain yang bisa mengungkapkan banyak hal tentang jiwa seseorang, termasuk mendeteksi apakah orang tersebut berjiwa narsistik.
 
Menurut riset yang diterbitkan dalam Journal of Personalitiy, disebutkan, pemilik alis tebal dan terawat menunjukan jiwa narsisme yang tinggi.
 
Narsisme merupakan bentuk kepribadian yang bergaya flamboyan, tegas, dan interpersonal dominan.
 
Miranda Giacomin dan Nicholas RUle dariUniversity of Toronto melakukan riset dengan mengambil foto wajah peserta yang memiliki kepribadian narsistik.
 
Penilaian dilakukan berdasarkan standar yang dipakai dalam narsisme subklinis.
 
Periset kemudian memotong foto-foto tersebut, sehingga hanya tersisa bagian alis yang kemudian dijadikan sebagai bahan analisis.
 
Periset, seperti diberitakan laman the Independent, menilai bentuk alis dengan serangkaian patokan, termasuk bagaimana peserta mendandani alis, kekhasan (seberapa tebal dan bentukalis mata), serta feminitas.
 
Setelah melakukan prosedur tersebut, periset mengkorelasikan penilaian alis peserta dengan narsisisme yang dialaminya.
 
Hasilnya, kekhasan alis secara positif terkait dengan tingginya tingkat narsisisme peserta.
 
Menurut periset, keinginan untuk terlihat unik dan dikenal, mudah dicapai melalui perawatan alis yang sangat cermat.
 
"Alis memfasilitasi pengenalan wajah," papar Giacomin.
 
"Mereka yang memiliki pribadi narsistik dapat mempertahankan alis yang berbeda, tebal, dan padat agar mereka mudah dikenal, yang merupakan motivasi para narsisme," tambahnya.
 
Alis juga dapat memfasilitasi keinginan untuk diingat dan disukai oleh orang lain. Ini juga memperkuat pandangan positif yang mereka miliki tentang diri mereka sendiri.
 
Selain alis tebal, indikator narsisme yang didukung oleh riset ilmiah lainnya termasuk hipersensitivitas, pembicaraan kompulsif tentang diri sendiri, dan kurangnya rasa empati yang parah. [lis]
 
Sumber: kompas.com

Tag : Pendidikan, sukses, kunci



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat