19:00 . Tren Hijab Segi Empat dan Pashmina Warna Pastel Jadi Idola   |   18:00 . Peringati Hari AIDS, STIKes Rajekwesi Edukasi Masyarakat   |   17:00 . Siapkan Atlet Muda, Igornas Jatim Gelar Balap Sepeda di Bojonegoro   |   15:00 . Damisda Buat Program Pemkab Lebih Terukur   |   14:00 . Berikut Para Juara Lomba pada Gebyar PAI SMA   |   13:00 . MGMP PAI Bojonegoro Gali Minat dan Bakat Siswa Melalui Lomba   |   11:00 . SMP Negeri 1 Kapas Terapkan Program Desasari   |   08:00 . Efek Kepak Sayap Kupu-Kupu   |   17:00 . Akibat Luapan Kali Pacal, Jembatan Penghubung di Sidobandung Ambruk   |   16:00 . BKC Bersama Pemuda Tlogohaji, dan Babinsa Sinergi Perbaiki Rumah Mbah Urip   |   07:00 . Para Orang Tua Wajib Paham, Ini 4 Tanda Anak Cerdas   |   18:00 . Bupati Anna dan Kajari Imbau Pengelolaan Dana Bos Prioritaskan Integritas   |   17:00 . BMKG: Waspada Cuaca 3 Hari Mendatang   |   15:00 . 5 Organisasi Profesi Kesehatan Tolak RUU Kesehatan   |   13:00 . Putra Asal Bojonegoro, Belasan Tahun Mengabdi di Luar Jawa   |  
Mon, 05 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ada Aturan Regristrasi, Voucher Lebih Diminati

blokbojonegoro.com | Tuesday, 03 July 2018 08:00

Ada Aturan Regristrasi, Voucher Lebih Diminati

Kontributor: Anurul Latif Azizatul Umah
 
blokBojonegoro.com -
  Semenjak berlakunya aturan regristasi kartu SIM dengan menggunakan Nomor Induk KTP (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) sedikit membuat resah masyarakat. Pasalnya setiap pembelian kartu mereka harus melakukan serangkaian pendaftaran, sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 14 Tahun 2017 tanggal 5 September 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Komunikasi Dan Informatika Nomor 12 Tahun 2016 tentang Registrasi Pelanggan Jasa pada pasal 5.

"Pembeli banyak yang beli voucher dibandingkan kartu perdana internet, soalnya katanya ribet jika harus regristasi" tutur salah satu pemilik konter di Jalan Pemuda Bojonegoro, Hanta kepada blokBojonegoro.com.
 
Menurut Hanta, solusi satu-satunya, adalah menggunakan voucher, di mana pembeli akan terbebas dari regristasi kartu SIM. Untuk menuruti selera pembeli, membuat beberapa konter, termasuk Hanta harus menyediakan stok voucher lebih banyak dibanding kartu perdana internet.

"Sekarang, konter yang ada di rumah malah saya isi voucher semua. Soalnya pembeli kalau dikasih tahu harus regristasi, malah nggak jadi beli," imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan pemilik konter di Jalan Dr Cipto, Dinda mengatakan, semenjak ada regristasi, dan tahu kalau ada voucher, pelanggan lebih banyak yang beli voucher. Dibanding perdana, voucher isi ulang lebih diminati pembeli," ujar Dinda.

Sementara itu, salah satu pembeli, Indah mengaku mengisi ulang paket internet menggunakan voucher, daripada harus registrasi ulang kartu pendana. Menurutnya menggunakan voucher lebih mudah, caranya tinggal menggosok kode yang tertutup pada voucher dan melakukan pengisian. Tak butuh waktu lama, paket data internet langsung masuk.

"Aku lebih suka voucher, ketimbang ribet regristasi kalau beli kartu baru," aku Indah. [iza/ito]

Tag : paket, internet, voucher, data, konter



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat