14:00 . Arus Balik Lebaran, Ribuan Pemudik Tinggalkan Bojonegoro   |   13:00 . Situasi Arus Balik Lebaran di Perbatasan Bojonegoro-Ngawi   |   16:00 . Perspektif Siapa Pemenang Sejati dari Kemenangan ini?   |   15:00 . Menko PMK RI Prof Pratikno Halal bi Halal   |   12:00 . Program KUSUMO, Bupati Bojonegoro Berdialog Langsung di Rumah Warga   |   11:00 . Jalur Bojonegoro Padat Merayap   |   10:00 . Lebaran ke 2, Jalan Nasional di Bojonegoro Mulai Macet   |   09:00 . Banyak Atraksi Kesenian di Wisata Sambut Pemudik saat Libur Lebaran   |   18:00 . Dilengkapi Rambu Petunjuk Arah, Berikut Jalur Alternatif Hindari Macet Bojonegoro   |   17:00 . Evaluasi Rutin Program Prioritas 100 Hari Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Perdana, Bupati dan Wabup Bojonegoro Gelar Open House   |   12:00 . Cek Saat Mudik Lebaran, Layanan Dinas Damkarmat Bojonegoro Tetap Buka 24 Jam   |   09:00 . Limit Transaksi Debit BRImo Bantu Nasabah Kelola Keuangan Digital   |   06:00 . Parade Oklik Malam Lebaran Idul FItri   |   05:00 . Sambutan Bupati Bojonegoro pada Salat Idul Fitri 1446 H   |  
Sat, 05 April 2025
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jelang Panen, Petani Gayam Sibuk Usir Burung Pipit

blokbojonegoro.com | Wednesday, 23 January 2019 10:00

Jelang Panen, Petani Gayam Sibuk Usir Burung Pipit

Kontributor: Abdul Rokim 

blokBojonegoro.com - Sebagian petani di Desa/Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro merasa senang dengan tanaman padi yang hampir panen. Mereka yang hendak panen tak lain adalah para petani yang menanam jenis padi kumis dengan masa tanam 85 hari.

Namun, menjelang masa panen ini, burung pipit mulai banyak menyerang dan memakan bulir padi siap panen. Alhasil, untuk menjaga bulir padi agar tak habis dimakan burung, para petani rela menunggu disawah untuk mengusir burung kecil tersebut. 

Salah satu petani, Diyono menuturkan, memang tanaman yang keluar bulir padi pertama merupakan sasaran utama burung pemakan beras ini. 

"Padi di sebelah beda jenis, makanya belum keluar padinya, jadi emprit menyerang padi kami" jelasnya.

Saat ini memang pengusiran dilakukan secara manual, dengan berteriak atau menggunakan alat seadanya yakni kentongan atau alat yang lainnya.Bahkan ada yang memasang jaring untuk menjebak burung tersebut. 

"Biasanya menggunakan kentongan atau botol yang diisi kerikil untuk dipukul-pukul," tambahnya

Hal tersebut sudah berlangsung setiap tahun menjelang panen, sampai saat ini belum ada solusi terbaik untuk mengatasi hal tersebut. [kim/lis] 

Tag : panen, petani, burung



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat