17:00 . KA Rute Bojonegoro-Yogyakarta Dirindukan Penumpang   |   16:00 . Wamenag RI Kunker ke Bojonegoro, Resmikan Gedung Imam Zarkasyi, Al-Rosyid   |   15:00 . Belum Ada Kabar Baik Soal Persibo, Supporter Akan Wadul Pj Bupati   |   14:00 . Kunjungi 2 Ponpes di Bojonegoro, Begini Pesan Kesan Wamenag RI   |   14:00 . Buktikan Kinerja Unggul, Pertamina Hulu Energi Terapkan Strategi Sinergi Operasi   |   13:00 . Ini Persyaratan Formasi Kesehatan dan Tenaga Teknis PPPK Pemkab Bojonegoro   |   10:00 . Biosaka Bikin Cepat Panen Solusi Efisiensi Biaya   |   08:00 . Suksesnya MSD 2023 Jadi Bentuk Suport Warga ke Desa¬†   |   07:00 . CSR BRI Peduli Salurkan Bantuan Warga Terdampak Bencana Banjir Bandang Malinau   |   20:00 . Peternak Berburu Janggel Jagung Saat Panen Raya   |   19:00 . Petani Jagung NK Wiro Sableng Bungah   |   18:00 . Mampir ke Kantor Kemenag, Wamenag RI Hanya Sholat dan Silaturahmi   |   14:00 . Waspada Hoaks Mengatasnamakan Nomor PJ Bupati Bojonegoro   |   13:00 . Segini Harta Kekayaan Petinggi Kemenkeu yang Jabat Pj Bupati Bojonegoro   |   22:00 . Isi Kekosongan 3 Jabatan, Pemdes Ngampel Gelar Tes Seleksi   |  
Wed, 27 September 2023
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

SKK Migas Yakin Target Produksi Minyak 1 Juta Barel Tercapai di 2022

blokbojonegoro.com | Thursday, 31 January 2019 08:00

SKK Migas Yakin Target Produksi Minyak 1 Juta Barel Tercapai di 2022

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) optimis target produksi minyak sebesar 1 juta barel tercapai di 2022. Target ini guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Total kebutuhan atau konsumsi masyarakat mencapai 1,6 juta barel per tahun. Sedangkan produksi minyak pada tahun 2018 hanya 760 ribu barel. Jumlah produksi itu masih kurang separuh dari yang dibutuhkan. Dengan kondisi seperti itu mau tidak mau harus impor," tutur Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyhar di Surabaya, Rabu (30/1/2019).

Ali menyatakan sejak tahun 2004 antara produksi dan konsumsi minyak terjadi jarak yang cukup besar dan akan menggerus anggaran jika terus menerus melakukan impor.

"Untuk itu negara melakukan upaya dengan keras untuk mengecilkan jarak antara produksi dan konsumsi itu. Dengan upaya tersebut diharapkan pada tahun 2022 produksi nasional mencapai 1 juta barel," jelas dia.

SKK Migas Jabanusa selama ini menyumbangkan sebanyak 30 persen kebutuhan minyak nasional. Sementara untuk oli, menjadi produsen terbesar secara nasional.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Wisnu Prabawa Taher menambahkan, untuk mencapai target 1 juta produksi, pihaknya tengah melakukan eksplorasi dan eksploitasi khususnya di daerah Jatim seperti di Sidoarjo, Jombang, Gresik dan Sumenep.

"Pengembangan di Lapindo ada. Tahun 2018 dan 2019 bisa mengeksploitasi di Tanggulangin. Di daerah Gresik seperti Sidayu dan Tambak Boyo menjanjikan sumber yang akan meningkat pada tahap pengembangan," ucapnya.

Selain itu, ada pengembangan di daerah Sumenep, Tuban dan Jombang dan diharapkan menyumbang minyak yang cukup besar.

*Sumber: liputan6.com

Tag : migas, migas indonesia, minyak dan gas, skk migas, skk migas jabanusa



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat