13:00 . Archipelago Food Festival Pertama Hadir di Kota Ledre   |   07:00 . Orangtua, Yuk Kenali Arti Pola Asuh Strict Parents Beserta 10 Tanda-tandanya   |   17:00 . Puluhan Medali Berhasil Dibawa Pulang Kontingen Bojonegoro   |   16:00 . Kemenag RI Terbitkan Panduan Pelaksanaan Salat Iduladha dan Penyembelihan Kurban   |   14:00 . Amalan-Amalan 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah dan Keutamaannya   |   10:00 . Harga Daging Sapi Turun, Pedagang Malah Keluhkan Sepi Pembeli   |   09:00 . BPN Bojonegoro Gelar Acara Pisah Sambut Pejabat Administrator   |   08:00 . Dinkes Bojonegoro Bentuk Pelayanan PSC 119   |   20:00 . Cabor Horseback Archery Bojonegoro Tambah Satu Emas di Porprov Exhibition Jatim   |   19:00 . Mendag Zulhas: Dorong Produk UKM Indonesia Tembus Pasar Timur Tengah   |   18:00 . Sempat Tertunda Akibat Pandemi, Turnamen Sablon Cup III Kembali Digelar   |   17:00 . HUT AMPI Ke-44, Pengurus DPD AMPI Bojonegoro Resmi Dikukuhkan   |   16:00 . Begini Cara Mendaftar MyPertamina dengan Ponsel   |   10:00 . Puskesmas Tanggapi Curhatan Warga di Instagram Terkait Penanganan Sang Kakek   |   09:00 . Ruwatan Massal di Bojonegoro Kembali Digelar, Ini Jadwalnya   |  
Mon, 04 July 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

SKK Migas Yakin Target Produksi Minyak 1 Juta Barel Tercapai di 2022

blokbojonegoro.com | Thursday, 31 January 2019 08:00

SKK Migas Yakin Target Produksi Minyak 1 Juta Barel Tercapai di 2022

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa) optimis target produksi minyak sebesar 1 juta barel tercapai di 2022. Target ini guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Total kebutuhan atau konsumsi masyarakat mencapai 1,6 juta barel per tahun. Sedangkan produksi minyak pada tahun 2018 hanya 760 ribu barel. Jumlah produksi itu masih kurang separuh dari yang dibutuhkan. Dengan kondisi seperti itu mau tidak mau harus impor," tutur Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyhar di Surabaya, Rabu (30/1/2019).

Ali menyatakan sejak tahun 2004 antara produksi dan konsumsi minyak terjadi jarak yang cukup besar dan akan menggerus anggaran jika terus menerus melakukan impor.

"Untuk itu negara melakukan upaya dengan keras untuk mengecilkan jarak antara produksi dan konsumsi itu. Dengan upaya tersebut diharapkan pada tahun 2022 produksi nasional mencapai 1 juta barel," jelas dia.

SKK Migas Jabanusa selama ini menyumbangkan sebanyak 30 persen kebutuhan minyak nasional. Sementara untuk oli, menjadi produsen terbesar secara nasional.

Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Wisnu Prabawa Taher menambahkan, untuk mencapai target 1 juta produksi, pihaknya tengah melakukan eksplorasi dan eksploitasi khususnya di daerah Jatim seperti di Sidoarjo, Jombang, Gresik dan Sumenep.

"Pengembangan di Lapindo ada. Tahun 2018 dan 2019 bisa mengeksploitasi di Tanggulangin. Di daerah Gresik seperti Sidayu dan Tambak Boyo menjanjikan sumber yang akan meningkat pada tahap pengembangan," ucapnya.

Selain itu, ada pengembangan di daerah Sumenep, Tuban dan Jombang dan diharapkan menyumbang minyak yang cukup besar.

*Sumber: liputan6.com

Tag : migas, migas indonesia, minyak dan gas, skk migas, skk migas jabanusa



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat