14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |   17:00 . TMA Bengawan Solo Siaga Kuning Tren Naik   |   16:00 . Pertamina EP Sukowati Field dan Pemdes Ngampel Luncurkan Produk UMKM Desa   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Stok Bawang Merah Melimpah, Tenaga 'Batil' Dibutuhkan

blokbojonegoro.com | Monday, 04 February 2019 16:00

Stok Bawang Merah Melimpah, Tenaga 'Batil' Dibutuhkan

Kontributor: A'imatun Khasanah

blokBojonegoro.com - Bawang merah adalah salah satu kebutuhan dapur yang wajib ada, apalagi untuk membuat sambal dan lainnya. Sehingga beberapa petani memilih menanam bawang merah.

Namun harganya sering tak pasti seiring dengan stok dan naik turunnya permintaan dari masyarakat. Seperti saat ini harga bawang merah kian merosot.

Awal bulan Februari, Bojonegoro daerah timur dan selatan sedang masa panen bawang merah. Khususnya daerah Kecamatan Kepohbaru, Kedungadem dan Kecamatan Gondang.

Itu sebabnya, para tengkulak bawang merah membutuhkan banyak tenaga bantu karena stok melimpah, untuk membersihkan ujung bawang sekaligus akarnya (batil).

"Biasanya sampai 20 orang yang membersihkan bawang merah, kebanyakan orang Sumberrejo" terang Rasemo salah satu bos bawang merah yang ada di daerah Kedungadem.

Salah satu tenaga batil, Sarmi (47) mengaku pendapatan perorang dari hasil mengupas bawang merah memang beragam, tergantung dari tingkat kecepatan tangan masing-masing. "Kalau yang biasa ya bisa dapat 1 kuintal lebih dalam sehari," katanya.

Dari hasil membersihkan bawang merah, mereka mendapatkan upah Rp500 per kilogramnya. "Dari pagi sampai sore ya hasilnya kurang lebih Rp50 ribu tapi kepotong uang bensin dan makan juga," pungkas wanita 47 tahun itu.

"Tapi lumayan, daripada nganggur di rumah tidak ada kerjaan, ya mending di sini sambil ngrumpi," imbuh Seneng (39), warga lain sambil tertawa lepas. [aim/mu]

Tag : batil, bawang merah



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat