18:00 . Halal Bi Halal, AC ISNU Balen Mantapkan Program Kerja   |   14:00 . Libur Waisak, Harga Logam Mulia Antam Naik   |   12:00 . Masih Membludak Antre Tiket Bioskop Film KKN Desa Penari   |   11:00 . PAC IPNU-IPPNU Kecamatan Kedewan Masa Bakti 2021-2023 Resmi Dilantik   |   10:00 . Pemkab Renovasi Jembatan Penghubung Kecamatan Temayang dan Sugihwaras   |   09:00 . 1 Siswa SMA di Bojonegoro Tak Lulus Ujian   |   08:00 . Bernostalgia Bareng Tamiya, Ini Tips dan Perawatannya   |   07:00 . Sering Berkeringat di Malam Hari Saat Tidur? Bisa Jadi Anda Mengalami 5 Kondisi Ini   |   18:00 . Ular Sanca Kembang Ditemukan di Pekarangan Warga Banjarsari   |   17:00 . Tak Terima Diejek, Anak 13 Tahun Bacok Teman Mainnya   |   15:00 . Bentor, Sarana Transportasi Alternatif Saat Terjebak Hujan di Terminal   |   09:00 . Apa itu Nasolabial Fold? Bagaimana Cara Mencegahnya?   |   08:00 . Mendag Lutfi Bahas Pemulihan Ekonomi Kawasan Bersama Negara-Negara ASEAN   |   21:00 . Mendag Lutfi: ASEAN Harus Kompak Respon Perkembangan Ekonomi Dunia   |   20:00 . TPT Tahun 2021 di Kabupaten Bojonegoro Mengalami Penurunan   |  
Mon, 16 May 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Minim Peluang Pasar, Peternak Kelinci Bentuk Asosiasi

blokbojonegoro.com | Friday, 15 February 2019 16:00

Minim Peluang Pasar, Peternak Kelinci Bentuk Asosiasi *Foto ilustrasi

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa di Kabupaten Bojonegoro, terdapat ratusan peternak kelinci, bahkan peternak tersebut kini telah membentuk Asosiasi Peternak Kelinci dan mendaftarkannya ke Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang Agribisnis dan Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, Wiwik Sulistyo saat ditemui blokBojonegoro.com, Jumat (15/2/2019).

Menurutnya keberadaan peternak Kelinci di Bojonegoro ada sejak 2016 lalu, dimana awalnya keberadaan para peternak itu menyebar dari informasi mulut ke mulut.

"Dari hasil laporan para peternak, saat ini totalnya ada 179 peternak kelinci yang tersebar di seluruh Kabupaten Bojonegoro," tambah Wiwik sapaan akrabnya.

Wiwik menambahkan, keberadaan peternak kelinci sekarang sudah terdaftar di Disnakkan Bojonegoro pada awal Februari 2019, tujuannya untuk memfasilitasi peternak agar pemasaran kelinci memiliki peluang pasar yang baik kedepannya.

"Memang dari pengakuan peternak Kelinci, pangsa pasarnya masih minim," ucap Wiwik.

Di Bojonegoro memang ada ratusan peternak kelinci, namun rata-ratanya peternak tersebut lebih banyak ternak kelinci pedaging. Oleh karenanya dengan telah didaftarkannya peternak kelinci itu, nanti pihaknya bisa memberikan pelatihan kepada para peternak. "Sehingga kedepan para peternak bisa berkembang lebih baik," jelasnya. [saf/mu]

Tag : kelinci, peternak kelinci, asosiasi peternak kelinci, disnakkan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 08 May 2022 13:00

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan keluarga besar Blok Media Group (BMG). Kali ini adalah Reporter blokBojonegoro.com, Lizza Arnofia Choirunnisa yang hari ini melangsungkan upacara resepsi pernikahan dengan pujaan hatinya....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat