19:00 . Pelajar Bojonegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Himabo Goes To Campus   |   18:00 . Sinergi TNI-Polri Bersama Wartawan Bojonegoro   |   16:00 . Dinkes Bojonegoro Catat 112 Kasus DBD, 2 Orang Meninggal   |   14:00 . Melawan Belanda dengan Ilmu Kasat Mata   |   13:00 . Suara Community Institute: Inkubasi ‘Digital Journalism dan Content Creation’   |   07:00 . Ahli Gizi: Jangan Berikan Gula Tambahan pada Anak di Bawah 2 Tahun   |   19:00 . Ban Pecah, Truk Muatan Rongsokan Terguling di Sukowati   |   18:00 . Tak Perlu Diet, Hanya Butuh Makan Berkesadaran   |   16:00 . Warga Nekat Lewati Batas Pagar Jembatan TBT Sambil Joget, Ini Pesan Kepala BPBD   |   14:00 . Selamat, Vesta Farida Kembali Pimpin PAC Fatayat NU Kanor   |   12:00 . Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   11:00 . Sah...! PR Fatayat NU se ANCAB Kanor Resmi Dilantik   |   10:00 . Malam Minggu di Jembatan Kanor Rengel Seperti Tahun Baru   |   09:00 . Tingkatkan Mutu Kampus, Mahasiswa UNUGIRI Hadiahkan Segudang Prestasi   |   07:00 . Toxic Relationship, Bagaimana Cara Menganalisa dan Mengatasinya?   |  
Tue, 18 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Abah Ali: Siswa Aniaya Guru Jangan Terjadi di Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Sunday, 24 February 2019 08:00

Abah Ali: Siswa Aniaya Guru Jangan Terjadi di Bojonegoro

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Peristiwa kekerasan maupun persekusi yang dilakukan siswa terhadap guru terjadi di beberapa daerah, sehingga tidak menutup kemungkinan terjadi di Kabupaten Bojonegoro. Untuk itu kejadian tidak patut tersebut, jangan sampai terjadi di Kota Ledre.

Anggota komisi A DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ali Mustofa merasa prihatin adanya kejadian kekerasan yang dilakukan siswa terhadap guru. Sebab menurutnya, aksi tersebut sudah menjadi fenomena karena berlangsung dibeberapa daerah.

Terakhir kemarin fenomena itu terjadi di Kabupaten Gresik, dengan adanya video viral kekerasan siswa terhadap guru di Kota Pudak itu. Bahkan sebelumnya juga terjadi sejumlah murid laki-laki SMK swasta di Kendal berguyon dengan menyerang gurunya, belum lagi siswa di Madura aniaya guru Kesenian hingga tewas dan sempat dialami guru perempuan di Kalimantan Barat dipukul muridnya karena tidak naik kelas. Serta siswa di Pontianak pukul gurunya karena handphone.

"Tanpa guru kita tidak berilmu, tapi kini guru sering diperlakukan anarki. Bahkan dibully dan dicaci. Kejadian di Gresik dan daerah lain janganlah menular di Bojonegoro," jelas Abah Ali panggilan akrab Ali Mustofa.

Politisi Partai Nasdem itu mengajak agar semuanya mari melakukan gerakan menghormati guru, dengan diawali dari diri kita sendiri dengan mengajarkan karakter adab dan sopan santun anak anak kita kepada guru.

Abah Ali juga berpesan kepada guru, yang dilakukan selain memberikan materi pelajaran sesuai kurikulum, guru juga mempunyai tugas membentuk karakter siswanya untuk berbudi pekerti yang baik.

"Hal itu harus ditanamkan sejak dini. Guru juga suatu saat bersikap sebagai teman pada siswanya supaya bisa lebih mengerti masing masing siswanya," pungkas ketua fraksi Partai Nasdem asal Kecamatan Temayang itu.[saf/ito]

Tag : abah ali, siswa, dprd, dewan, ali mustofa



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat