17:00 . Akibat Luapan Kali Pacal, Jembatan Penghubung di Sidobandung Ambruk   |   16:00 . BKC Bersama Pemuda Tlogohaji, dan Babinsa Sinergi Perbaiki Rumah Mbah Urip   |   07:00 . Para Orang Tua Wajib Paham, Ini 4 Tanda Anak Cerdas   |   18:00 . Bupati Anna dan Kajari Imbau Pengelolaan Dana Bos Prioritaskan Integritas   |   17:00 . BMKG: Waspada Cuaca 3 Hari Mendatang   |   15:00 . 5 Organisasi Profesi Kesehatan Tolak RUU Kesehatan   |   13:00 . Putra Asal Bojonegoro, Belasan Tahun Mengabdi di Luar Jawa   |   10:00 . Diduga Pecah Ban, Truk Box Oleng Tabrak Pagar Koramil 0813-06 Bojonegoro   |   07:00 . Psikolog Ungkap Kesalahan Orangtua yang Bisa Hambat Potensi Anak, Pelajari Yuk Bun!   |   19:00 . Inilah Nama-Nama Mutasi Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   18:00 . Sinergi Dinas PMD dan Bapenda Dampingi Desa Deteksi Dini Objek Pajak Terkendala   |   16:00 . Ini Spek Lengkap Toyota Rush, Kendaraan Camat se-Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Stigma Buruk Menjadi Kendala dalam Penanggulangan HIV/AIDS   |   14:00 . Kasus HIV di Bojonegoro Mencapai 217 kasus, 2 Persen di Atarannya Anak-anak   |   13:00 . Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur Meningkat   |  
Sat, 03 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Teror Ular Piton di Temayang

Diduga Ada Banyak, 3 Piton Berhasil Ditangkap

blokbojonegoro.com | Sunday, 03 March 2019 20:00

Diduga Ada Banyak, 3 Piton Berhasil Ditangkap

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Setidaknya sudah ada tiga ular piton di Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro berhasil ditangkap warga. Tetapi dimungkinkan masih ada beberapa ular yang masih berkeliaran di Kali Pacal yang melintasi Desa Belun Kecamatan Temayang.

"Tiga ekor ular yang ditangkap salah satunya berbobot sekitar 10 kilogram dengan panjang 3 meteran," kata Ainur Rofiq, warga Desa Belun Kecamatan Temayang, Minggu (3/3/2019).

Menurutnya, ular yang ditangkap warga bernama Witanto itu langsung dijual. Sebab saat menangkap harus dengan tangan kosong, jika ada bekas pukulan ular tersebut tidak akan laku dijual. "Makanya kalau menangkap itu harus duel dengan ular," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Saat diamankan tidak sedikit warga yang menyaksikan, namun beberapa warga juga ada yang merasa ketakutan. Sebab ular-ular lain dirasa masih ada yang berkeliaran di sekitar pekerangan warga setempat.

Ditambahkan, ular-ular tersebut naik ke lingkungan rumah karena banjir Kali Pacal, serta hewan reptil menyukai tempat yang lembab seperti halnya di bawah pohon bambu di sekitar rumah warga. "Mungkin habitatnya terusik adanya pembangunan waduk gongseng, jadi ular berkeliaran," sebutnya.

Seperti diketahui, adanya teror ular piton tersebut warga banyak yang kehilangan hewan ternak seperti ayam dan unggas. Warga setempat memperkirakan teror akan berlanjut, karena masih memasuki musim penghujan. [saf/mu]

Tag : ular piton, ular



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat