17:00 . Kunjungi Donggala, Mendag Zulkifli Hasan: Pastikan Fokusnya Bukan Hanya Pulau Jawa   |   16:00 . Penentuan Idul Adha, LFNU Bojonegoro Menunggu Hasil Istbat   |   15:00 . Bojonegoro Siap Jika Ditunjuk Sebagai Pemilik Aset Jembatan Glendeng   |   14:00 . Tahun Ajaran Baru Segera Dimulai, Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar   |   13:00 . Perpusgatda dan Dunia Imajinasi Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar   |   09:00 . Per Juli Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Daerah Kamu Salah Satunya?   |   08:00 . Bupati Bojonegoro Bersedia Terima Aset Jembatan Glendeng, Bupati Tuban Absen Rapat   |   07:00 . Alergi pada Anak, Ini Cara Memperkuat Barrier Tubuhnya   |   20:00 . Kontingen Bojonegoro Tambah Tiga Medali   |   19:00 . Mendag Zulhas Bertemu Dubes Amerika Serikat, Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik   |   18:00 . Liburan Tetap Belajar Kenapa Tidak?   |   17:00 . Ketua Kontingen Bojonegoro Apresiasi Prestasi Atlet Judo   |   16:00 . Ada 1 Juta lebih DPB, Didominasi Perempuan   |   15:00 . KPU Bojonegoro Gelar Rakor Pemutakhiran DPB   |   14:00 . Atlet Judo Bojonegoro Sumbang 3 Medali   |  
Thu, 30 June 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

#KabarBanjir

120 Hektar Sawah di Kabalan Banjir, Ditaksir Rugi Jutaaan

blokbojonegoro.com | Friday, 08 March 2019 14:00

120 Hektar Sawah di Kabalan Banjir, Ditaksir Rugi Jutaaan

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Banjir yang melanda sebagian wilayah yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, rupanya tak hanya menimbulkan dampak trauma bagi warga yang menjadi korban. Namun banjir tersebut juga telah merenggut lahan persawahan serta menyebabkan kerugian yang jumlahnya tidak sedikit.

Seperti halnya yang terjadi di Desa Kabalan, Kecamatan Kanor. Bajir merendam wilayah tersebut sejak kemarin, Kamis (7/3/2019). Dari data yang di himpun blokBojonegoro.com, di desa tersebut ada sekitar 120 hektar lahan pertanian yang terendam banjir.

"Ada 120 hektar lahan persawahan dan lahan palawija terendam banjir, dan kerugian mencapai sekitar Rp100 juta," ungkap Mohammad Slamet, selaku Kepala Desa Kabalan, Jumat (8/3/2019).

Slamet menambahkan, tidak hanya lahan persawahan saja yang terendam banjir, melainkan ada fasilitas umum dan jembatan penghubung desa yang terendam banjur sejak kemarin malam.

"SDN Kabalan terendam setinggi 10 centimeter, dan ada jembatan penghubung desa yang terendam dengan ketinggian 20 centimeter, sehingga jalur penghubung desa terputus dan menghambat aktivitas warga," tambah Slamet.

Sementara itu salah satu petani, Yanto juga mengaku merugi dengan adanya banjir kali ini, pasalnya petani jagung tersebut mengaku tanamannya sudah siap panen untuk satu minggu kedepan, namun banjir lebih dulu datang dan merendam.

"Ketika kemarin banjir mulai menggenangi, saya pun bergegas memanen awal, jika tidak demikian jangung terancam membusuk dan pastinya akan menimbulkan kerugian yang lebih banyak lagi," ucap petani muda tersebut, dengan nada kesal. [lin/mu]

Jangan lupa Subcribe blokBojonegoroTV

Tag : banjir, kabalan, petani, rugi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat