14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |   17:00 . TMA Bengawan Solo Siaga Kuning Tren Naik   |   16:00 . Pertamina EP Sukowati Field dan Pemdes Ngampel Luncurkan Produk UMKM Desa   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

IDFoSFGD Sustainable Development Goals

blokbojonegoro.com | Thursday, 23 May 2019 18:30

IDFoSFGD Sustainable Development Goals

Kontributor: Mokhamad Arifin

blokBojonegoro.com - Institute Development of Indonesia (IDFoS) menggelar Focus Group Discusion (FGD) sebagai upaya memajukan pelaksanaan Sustainable Development Goals ( SGDs), khususnya point 16 yaitu perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang kuat. FGD tersebut dilakukan di kantor IDFoS, pada Rabu (23/5/2019) sore.

Acara FGD kali ini juga mengundang dari berbagai stage holder di antaranya adalah, Infid, Bappeda, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, FKUB, Ademos, KPI, Bojonegoro Institute, Fatayat, PD Aisiyah, Unigoro, Unugiri, IKIP PGRI dan Aji Bojonegoro. Dalam rangka riset informasi dasar (baseline) tentang SGDs, maka perlu dilakukan FGD.

"FGD tentang SGDs ini sudah dilakukan 4 kali sejak 2018 dengan mengajak dari semua elemen, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat,"terang ketua pelaksana, Rizal Zubad Firdausi.

SGDs sendiri merupakan kesepakatan pembangunan baru oleh resolusi PBB yang diterbitkan pada 21 Oktober 2015 sebagai ambisi pembangunan bersama hingga tahun 2030 yang mendorong pembangunan berkelanjutan yang berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup.

Rizal menjelaskan, FGD kali ini difokuskan kepada riset jajak pendapat mengenai pelaksanaan SGDs di Bojonegoro, dimana nanti hasil dari FGD akan diteruskan untuk disampaikan menjadi rekomendasi dalam evaluasi pelaksanaan sgds, baik di tingkat kabupaten maupun nasional.

"Bersinergi demi pembangunan yang berkelanjutan, dimana masih banyak hal yang mesti disempurnakan pelaksanaanya,"jelasnya.

Sedangkan perwakilan dari International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Anis Hidayah berharap agar nantinya dari FGD ini dapat digunakan sebagai rujukan dari mana memulai goals SGDs pada poin 16.

"Hasilnya kajian di sini akan saya bawa untuk saya sampaikan kepada pemerintah pusat,"pungkasnya. [fin/.ito]

Tag : Idfos, sdgs, diskusi, fgd



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat