07:00 . Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah   |   22:00 . Pedagang Keluhkan Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   21:00 . Bersinergi Kapolres Bojonegoro Lakukan Audiensi Bersama PC GP Ansor Bojonegoro   |   20:30 . Video Lakalantas Truk Seruduk Teras Toko di Balen   |   20:00 . Gelar Pelatihan, STIKES Rajekwesi Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kesehatan   |   19:00 . Peduli ADHA, Pita Merah Adakan Home Care dan Berikan Bantuan   |   18:00 . Anniversary Ke-5, VLOC Chapter Bojonegoro Beri Santunan Anak Yatim   |   17:00 . Dijuluki Netherlands Bojonegoro, Kantor Notaris Jadi Tempat Swafoto Hingga Prewedding   |   16:00 . Lagi-lagi Terjadi Kecelakaan Truk Banting Setir Nyelonong Depan Toko   |   15:00 . Dukung KADIN Bojonegoro, Budiono Siapkan 10 Titik Bantuan untuk UMKM Ponpes dan Kampus   |   14:00 . Mendag: Jaga Momentum Pertumbuhan Ekspor dan Kendalikan Inflasi   |   13:00 . Kecelakaan Tunggal, Truk Muatan Ayam Hantam Pohon   |   12:00 . 81 Produk Mahasiswa Kampus Ungu Dipamerkan di Stakeholders Collaborations   |   11:00 . KADIN Bojonegoro Menggelar Stakeholders Collaboration 2022   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |  
Thu, 20 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Cabdindik: Tidak Ada Guru SMA-SMK di Bojonegoro Kembalikan TPP

blokbojonegoro.com | Tuesday, 02 July 2019 20:00

Cabdindik: Tidak Ada Guru SMA-SMK di Bojonegoro Kembalikan TPP

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban mengklaim tidak ada guru SMA dan SMK yang mengembalikan sebagian Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) yang diterima pada 2018 lalu. 

Hal tersebut dikatakan oleh Kasubag TU, Cabdindik Provinsi Jatim Wilayah Bojonegoro-Tuban, Jaswadi saat ditemui blokBojonegoro.com, Selasa (2/7/2019). Menurutnya seluruh guru-guru diBojonegoro saat mengikuti workshop pelatihan selama 3 hari telah mendapatkan surat tugas sehingga guru di Bojonegoro tidak ada yang mengembalikan TPP nya.

"Selain itu, surat tugas itu juga dikopi sebagai dokumen pribadi sekaligus surat tugas yang asli diberikan ke panitia saat mengikuti workshop," tambah Jaswadi.

Masih kata Jaswadi memang pernah guru-guru SMA/SMK di Bojonegoro mengikuti diklat atau workshop yang diselenggarakan di luar daerah. Padahal selama mengikuti pelatihan itu, para guru meninggalkan proses belajar mengajar, namun ini karena tugas maka guru-guru tersebut diberikan surat tugas.

"Intinya, di Bojonegoro tidak ada guru SMA/SMK yang mengembalikan TPP," tandas Jaswadi kepada blokBojonegoro.com.

Lanjut Jaswadi memang secara aturan yang ada bila guru sertifikasi tidak masuk atau mengikuti workshop pelatihan selama 3 hari maka TPPnya tidak diberikan, dikarenakan tidak memenuhi ambang batas mengajar untuk mendapatkan TPP.

Pengembalian TPP itu merujuk terhadap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) saat melakukan audit terkait dana TPP Guru lingkungan pendidikan SMA/SMK, terkait temuan BPK terssbut bahkan hampir seluruh guru SMA/SMK diseluruh Kabupaten/Kota di Jatim harus mengembalikan TPP itu dengan jumlah berbeda-beda.

"Namun, di Bojonegoro tidak ada guru yang mengembalikan TPP," tandas Jaswadi.[saf/lis]

 

 

Tag : tpp, guru, tunjangan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat