22:00 . BPBD Imbau Warga Waspada Hujan dengan Intensitas Tinggi   |   21:00 . Satgas PPA Kecamatan Kanor Berbagi Kasih Periode Triwulan 7   |   20:30 . Wahid Hasyim, Menteri Agama Pertama dan Termuda   |   20:00 . Laka Tunggal, Truk Bermuatan Pakan Ayam Terguling   |   19:00 . Baru, Masyarakat Harus Waspada Varian Covid-19 Jenis Omicron   |   18:00 . Diterjang Angin, Puluhan Hektare Tanaman Padi di Bojonegoro Rusak   |   17:30 . Satu Langkah Lagi Menuju Wisuda, UNU Sunan Giri Gelar Yudisium   |   17:00 . Ekspor Cangkang Sawit Tembus Pasar Jepang, Kemendag: Cetak Transaksi USD 12 Juta   |   16:00 . Nikmatnya Lontong Sayur Ayam Kampung dekat Jembatan TBB   |   15:30 . Warga Keluhkan Air PDAM Mati dan Keruh   |   15:00 . Ikan Arengan atau Areng-Areng   |   14:00 . Akhir November, Pengiriman Barang di Kantor Pos Mendominasi   |   13:00 . Peringati Setengah Abad KORPRI, Bupati Bojonegoro Tekankan Inovasi Birokrasi   |   12:00 . Pohon Trembesi Jadi Saksi Ganasnya Bengawan Solo   |   11:00 . Jembatan KaRe Selesai Kapan?   |  
Tue, 30 November 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ini 5 Bahaya Hamil Bertubuh Kurus

blokbojonegoro.com | Sunday, 14 July 2019 07:00

Ini 5 Bahaya Hamil Bertubuh Kurus

Reporter: --

blokBojonegoro.com - Para wanita yang tubuhnya kurus semasa hamil dan tidak begitu nampak berat badan naik banyak, jangan senang dulu. Wanita harus tahu bahwa indeks massa tubuh secara ideal untuk kenaikan berat badan pada waktu hamil adalah 8-12 kg, yang itu artinya kalau sebelum hamil sudah termasuk kurus, berat badan yang perlu ditambah adalah 12 kg banyaknya. Dan berikut adalah kemungkinan bahaya jika hamil tapi badan terlalu kurus.

1. Berat Badan Bayi Waktu Lahir Sangat Rendah.

Berat badan bayi yang lahir dengan sehat yakni antara 2,9 hingga 3,6 kg pada umumnya, hanya saja ada kemungkinan bayi lahir dengan berat badan lebih rendah dari umumnya ketika sang ibu selama hamil sangat kurus. Berat badan bayi yang angkanya berada di bawah 2,5 kg bisa saja disebabkan oleh efek tubuh terlalu kurusnya sang ibu saat hamil lho.
Kelihatannya saja tak masalah, namun ada beberapa risiko di mana bayi bisa mengalami kekentalan darah yang disebabkan oleh sel darah merah berlebihan dalam tubuhnya, belum lagi gampang kedinginan, gangguan pernapasan, infeksi, hingga gula darah rendah. Meski tak semua bayi yang lahir dengan berat badan rendah mengalami gangguan kesehatan, hal seperti ini tetap wajib jadi hal yang diwaspadai oleh para ibu hamil yang terlalu kurus.

2. Bayi Lahir Prematur

Sebelum kandungan masuk usia 37 minggu tapi bayi sudah lahir, itulah yang disebut dengan kelahiran prematur. Risiko bayi lahir lebih awal dari hari perkiraan lahir biasanya jauh lebih besar ketika sang ibu terlalu kurus selama hamil. Meski tidak selalu terjadi, waspadai risiko gangguan kesehatan pada bayi yang lahir prematur, seperti perdarahan di otak, infeksi, sakit kuning, gangguan metabolisme, suhu tubuh tak normal, hingga masalah pada pernapasan.

3. Ukuran Bayi Tergolong Kecil

Saat pengecekan lewat proses USG, dapat terjadi hambatan pertumbuhan intrauterin ketika berat janin pada kandungan sang ibu di bawah persentil ke-10 untuk usia kehamilan. Jika bayi mengalami hal ini, ada kemungkinan ibu harus melahirkan melalui bedah caesar. Namun ada pula risiko berbahaya lainnya, seperti gula darah rendah, kekurangan oksigen sewaktu lahir, cacat tubuh, gangguan pada saraf, hingga peningkatan sel darah merah hingga darah menjadi kental.

4. Kematian Mendadak

Ada kemungkinan bahwa bayi yang dilahirkan mengalami perdarahan postpartum. Kondisi inilah yang sangat bisa mengakibatkan kematian mendadak pada si kecil yang baru lahir dan hal ini sangat berhubungan dengan kondisi sang ibu selama hamil yang berat badannya terlalu rendah.

5. Keguguran

 

Risiko keguguran pun cukup besar pada para ibu hamil yang berat badannya sangat rendah dan tubuhnya terlalu kurus. Jika berkonsultasi dengan dokter, biasanya dokter pasti memberi rekomendasi asupan nutrisi yang tepat sebagai langkah perbaikan gizi dan kenaikan berat badan yang sehat.
Para ibu hamil yang badannya mungkin agak susah gemuk dan terlalu kurus, cobalah untuk tidak melewatkan waktu makan, selalu mengemil yang mudah dikudap (kentang panggang, yogurt, sereal, keju, kacang almond, apel, atau telur rebus), selalu sarapan, mengonsumsi jus buah, dan mengonsumsi makanan kaya lemak, seperti ikan, kacang-kacangan, alpukat serta minyak zaitun. [lis]
Sumber: halosehat.com

Tag : Kesehatan, hamil



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Tuesday, 23 November 2021 19:30

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com Komisioner Dewan Pers, Agus Sudibyo melakukan proses verifikasi faktual untuk media blokBojonegoro.com, media lokal yang berkantor di Jalan KS Tubun Gang Srinayan No.3 Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Selasa (23/11/2021) sore....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more