17:00 . Awal Tahun 2022, Ada 164 Kasus DBD dan DD Masuk Dinkes Bojonegoro   |   16:00 . Harga Cetakan Antam Turun, UBS Justru Naik   |   15:00 . 1 Jiwa Melayang, Pemdes Kandangan Imbau Tetap Waspada DBD   |   14:00 . Sepanjang 2021, Dinas Damkar Tangani 445 Sarang Tawon   |   13:00 . Era Baru Perdagangan Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka Dimulai   |   12:00 . Bupati Anna Siapkan 4000 Beasiswa untuk Mahasiswa Tugas Akhir   |   11:00 . Kecelakaan Bus Margo Djoyo, 1 Orang Meninggal 5 Luka-luka   |   10:00 . Video Proses Evakusi Badan Bus Terguling di Jalur Bojonegoro Surabaya   |   09:00 . Video Kecelakaan Bus Terguling di Jalan Bojonegoro Surabaya   |   08:00 . Bus Terguling di Jalan Bojonegoro - Surabaya   |   07:30 . Hindari Truk, Bus Terguling di Mojodeso   |   07:00 . Jangan Langsung Dimarahi Jika Nilai Sekolah Anak Menurun, Bisa Jadi Gejala Stres Belajar   |   19:00 . Pelajar Bojonegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Himabo Goes To Campus   |   18:00 . Sinergi TNI-Polri Bersama Wartawan Bojonegoro   |   16:00 . Dinkes Bojonegoro Catat 112 Kasus DBD, 2 Orang Meninggal   |  
Tue, 18 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Panen, Warga Desa Kumpulrejo Gelar Festival Waluh

blokbojonegoro.com | Thursday, 15 August 2019 13:00

Panen, Warga Desa Kumpulrejo Gelar Festival Waluh

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Potensi Waluh (labu kuning) di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas dimanfaatkan oleh warga desa dengan membuat berbagai aneka jajanan berbahan dasar buah berkulit tebal itu. Bahkan setiap masa panen masyarakat desa setempat menggelar Festival Waluh yang dilaksanakan di lapangan desa setempat, Kamis (15/8/2019) ini.

Kepala Desa Kumpulrejo, Witono mengungkapkan di Desa Kumpulrejo lahan pertanian yang disediakan untuk menanam waluh seluas 4 hektare, setiap memasuki musim panen warga desa pasti menggelar Festival Waluh.

"Terlebih, ikon Desa Kumpulrejo dikenal sebagai pembuat jajanan yang berbahan dasar waluh," ucap Witono kepada blokBojonegoro.com.

Dirinya mengungkapkan, dengan memanfaatkan potensi lahan waluh yang ada tersebut, pihaknya terus memberikan pelatihan kpada masyarakat agar warganya bisa memperoleh penambahan penghasilan dengan menjual produk jajanan yang dihasilkan tersebut.

"Rata-rata antara Bulan Agustus hingga September, sudah memasuki masa panen waluh," terang Witono.

Diharapkan dengan kegiatan Festival Waluh yang diselenggarkan ini, bisa menjadi inovasi desa sekaligus meningkatkan dan memajukan desa, terlebih menjadi Ikon desa setempat agar nantinya bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, dengan cara memasarkan aneka produk jajanan yang berbahan dasar waluh.[saf/lis]

Tag : panen, waluh



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat