06:00 . Gelar Muskab, Setyawan Mubayinan Kembali Terpilih Jadi Ketua Pengkab TI Bojonegoro   |   21:00 . Muhammadiyah Bojonegoro Serukan Pilih Cabup yang Bersedia Dengar Suara Rakyat   |   19:00 . Dipindah ke Lapas Bojonegoro, Napi Teroris Dikawal Ketat Densus 88 AT Polri   |   16:00 . Gebyar Milenial dan Gen Z, Acara untuk Generasi Muda Bojonegoro   |   14:00 . Tim PkM Dosen UNUGIRI Berikan Pendampingan P5 dan PPRA di Lembaga Pendidikan   |   13:00 . Wujudkan Lansia Bermartabat, PD 'Aisyiyah Bojonegoro Gelar Lokakarya Kelanjutusiaan   |   12:00 . Tim KKN 44 UNUGIRI Observasi di Desa Grabagan   |   06:00 . Menilik Pasukan Kopi Rakyat Jelita Pada Kompetisi Nyethe Rokok Kenduri Cinta 2 Wahono-Nurul   |   21:00 . Barisan Muda Bangga Bojonegoro Siap Menangkan Wahono-Nurul   |   20:00 . Setyo Wahono ajak Ketum PP.Ansor, Addin Jauharudin Bermain Fun Badminton   |   19:00 . Empat Kades Terdakwa Korupsi Pembangunan Jalan di Bojonegoro Dituntut 5 Tahun Penjara   |   19:00 . Pj Adriyanto : Pasar Hewan Bisa Menjadi Tujuan Wisata Dan Edukasi   |   18:00 . Diduga Tak Sesuai Spesifikasi, Dua Pembangunan Jalan di Bojonegoro Disidik Kejaksaan   |   17:00 . Judi Online Sebabkan 978 Pasangan di Bojonegoro Cerai   |   16:00 . Jumping Teknologi, Wenseslaus Manggut: Tantangan dan Peluang Industri Media Digital   |  
Fri, 22 November 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini

blokbojonegoro.com | Sunday, 25 August 2019 07:00

Pentingnya Kehadiran Ayah untuk Mencegah Stunting Sejak Dini

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Kondisi stunting atau kekerdilan pada anak dapat dicegah dengan pengawasan ketat oleh orang tua. Spesialis anak dari RSUP Fatmawati dr. Purnama Fitri, Sp A(K) mengungkapkan orang tua wajib memantau tumbuh kembang anak.

"Aktiflah dalam memonitor berat badan bayi, tinggi badan, dan juga lingkar kepala bayi dari grafik yang dilihat di buku kesehatan bayi, aktif memeriksakan sekaligus imunisasi di Posyandu, Puskesmas, maupun rumah sakit," ungkap Purnama.

Ia juga menekankan orang tua harus memantau perkembangan berat badan bayi di usia tiga bulan pertama, yakni penambahan berat badan sekitar 800-1000 gram, tiga bulan kedua 500-550 gram, dan seterusnya yang bisa dilihat di buku perkembangan bayi.

"Saat aktif memantau di pusat kesehatan, ayah juga harus ikut serta dalam memantau hal ini," jelas Purnama. Dia menjelaskan peran ayah sangat penting dalam mendukung upaya pemenuhan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan dan dilanjutkan hingga 24 bulan. Purnama menyebut ayah juga harus aktif dalam mengambil keputusan, di mana pasangan usia muda pasti mengalami kehidupan dengan mertua.

Ayah harus membantu ibu mengambil keputusan dan terlibat dalam pola pengasuhan anak, terlebih di saat ibu masih lelah pascapersalinan. "Misal anak masih menangis setelah mendapatkan ASI, akhirnya mertua ikut memberikan saran untuk memberikan sufor (susu formula) agar anak tidak rewel. Di sinilah peran ayah aktif dan memberikan pengertian kepada mertua. Ayah harus memiliki sikap dan kalimat yang positif. Bantu ibu untuk tetap positif dan percaya diri dalam memberikan ASI, berikan dukungan sebaikbaiknya, memiliki pengetahuan yang luas tentang ASI eksklusif," ucapnya.

Seorang ayah juga harus memastikan pemberian ASI eksklusif dilakukan selama enam bulan dan dilanjutkan 24 bulan. Purnama menganjurkan agar ayah tetap menjaga suasana hati ibu tetap bahagia dan tidak stres. Salah satu tujuannya melancarkan produksi ASI demi tumbuh kembang anak dan mencegah terjadinya stunting.


Sumber: https://www.cantika.com/read/1239009/
pentingnya-kehadiran-ayah-untuk-mencegah-stunting-sejak-dini

Tag : stunting, anak, ayah, peran, antisipasi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat