07:00 . Jangan Panik, Ini Sebab Bayi Cegukan dan Cara Menghentikannya   |   20:00 . Pelaksana Desa Dander dan Ngunut Gelar FGD Program Penataan Sumber Air Bagi Masyarakat   |   19:00 . HJB ke-344, Nakes Puskesmas Temayang Terima Penghargaan   |   15:00 . Capaian Kinerja Pemkab Bojonegoro Terus Meningkat   |   14:00 . Beda Indikator, Penilaian Level Covid-19 di Bojonegoro Berbeda   |   12:00 . Hari Jadi Bojonegoro, Kejaksaan Negeri Terima Penghargaan dari Pemkab   |   10:00 . Bupati Beri Penghargaan Instansi, OPD Hingga Instansi Terbaik di Hari Jadi Bojonegoro 343   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   06:00 . 5 Wilayah di Jatim Level 1, ini Aturan Baru dalam PPKM   |   21:00 . Resmikan Wisata Religi, Gus Ali Berziarah ke Makam Yek Ali di Sumberejo   |   20:00 . Peringkat Hasil SKD Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Instruksi BKN Pusat   |   19:00 . KADIN Bojonegoro Goes to Campus, Podcast di 2 Tempat   |   18:00 . Yuk...! Ikuti Webinar Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial   |   17:00 . Desa Pilanggede Raih Penghargaan Tropi Proklim Utama dari KLHK   |   16:00 . Naik Tipis! Harga Emas Antam 24 Karat Dijual Rp915.000   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pengembangan Jahe Merah, Disperta Anggarkan Rp65 Juta

blokbojonegoro.com | Monday, 02 September 2019 14:00

Pengembangan Jahe Merah, Disperta Anggarkan Rp65 Juta foto.net

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Pengembangan tanaman jahe merah di Bojonegoro terus dilakukan oleh Dinas Pertanian (Disperta) Bojonegoro, bahkan tahun 2019 ini bibit jahe merah telah disediakan 1 ton bagi Gapoktan yang ada. Pasalnya pengembangan jahe merah selama ini diklaim cukup berhasil dan dapat meningkatkan tambahan ekonomi bagi para Gapoktan tersebut.

"Tahun ini, anggaran yang sediakan untuk pengembangan jahe merah sebesar 65 juta," ungkap Kasi Tanaman Rempah, Disperta Bojonegoro, Bambang Wahyudi.

Menurut dia pengembangan jahe merah ini memang perlu dilakukan, pasalnya selama ini pengembangan tersebut cukup berhasil, bahkan hasil pengembangan jahe merah tahun lalu berhasil dikembangkan salah satunya menjadi produk olahan minuman yang dikembangkan secara home industri.

"Tahun 2018 lalu bibit jahe merah yang disediakan ada 700 kg, namun untuk 2019 bibit yang disediakan ada 1000 kg atau 1 ton bibit jahe merah," terang Pria yang disapa Yudi.

Masih kata Yudi, nantinya bibit Jahe merah tersebut bakal diberikan kepada Gapoktan yang tersebar di 10 lokasi kecamatan, dimana nantinya setiap kelompok akan dibagi 100 kg benih yang nantinya dibagi kembali ke 20 orang/petani.

"Hingga kini gapoktan yang sudah mengajukan ada di tiga Kecamatan yakni Malo, Kalitidu dan Ngasem," tuturnya.

Diiharapkan dengan adanya penambahan bibit jahe merah itu dapat kembali dikembangkan, sehingga hasil dari itu, dapat meningkatkan nilai perekonomian bagi petani.[saf/ito]

Tag : jahe, merah, bojonegoro, disperta



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat