08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |   18:00 . Macet...!!!! Kondisi Jembatan Glendeng saat Lebaran   |   17:00 . Renginang Jajanan Jadul Saat Lebaran   |   16:00 . AJI Sesalkan Penggunaan Data Jurnalis Sepihak oleh Pemkab Bojonegoro   |   15:00 . Jembatan Glendeng Penghubung Bojonegoro-Tuban Kembali Ditutup Sementara   |   14:00 . Lebaran, Harga Daging Sapi Merangkak Naik   |   13:00 . BAB di Bengawan, Bocah 13 Tahun Tenggelam   |   07:00 . Kenalkan Pola Makan Sehat Pada Anak, Apa yang Perlu Diperhatikan?   |   17:00 . Umat Katolik Bojonegoro Rayakan Kenaikan Isa Al Masih   |   16:00 . Bupati Bojonegoro dan Forkopimda Salat Ied di Masjid Agung Darrusalam   |   15:00 . Lebaran, Minuman Herbal Kekinian Banjir Pesanan   |   13:00 . Lebaran Agrowisata Belimbing Ngringinrejo Tetap Buka   |   11:00 . Libur Dua Hari, Berikut Jadwal Jam Operasional Kantor Selama Lebaran   |  
Sat, 15 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Bencana Kekeringan di Bojonegoro (6)

Krisis Air, Siswa SDN Sumberbendo II Tiap Berangkat Sekolah Bawa Air

blokbojonegoro.com | Tuesday, 08 October 2019 18:00

Krisis Air, Siswa SDN Sumberbendo II Tiap Berangkat Sekolah Bawa Air

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Dampak kemarau panjang sangat dirasakan oleh Masyarakat Bojonegoro. Termasuk siswa dan guru di SDN Sumberbendo II Kecamatan Bubulan. Guna memenuhi kebutuhan air, siswa di sekolah tersebut berinisiatif membawa air dari rumah untuk suplai air di toilet sekolah sekolah setempat.

Kepala SDN Sumberbendo II, Ahmad Yusup mengatakan, krisis air di sekolahnya sudah berlangsung lama yakni sejak dibulan Agustus 2019 lalu, untuk memenuhi kebutuhan air siswanya membawa air dari rumah.

"Untuk penuhi air di sekolah pihak sekolah mengimbau untuk para siswa yang berjumlah 100 anak itu untuk membawa air bersih ke sekolah menggunakan botol atau jerigen kecil," terang Ahmad Yusup.

Kepala SDN Sumberbendo II yang disapa Yusup mengungkapkan, kekeringan tahun 2019 ini memang sangat parah, bahkan siswa harus membawa air bersih untuk toilet maupun menyiram tanaman di taman sekolah.

"Ini tahun ke dua siswa membawa air bersih dari rumah," tandasnya kepada blokBojonegoro.com.

Ani salah satu siswa setempat memang setiap hari bawa air dari rumah. Sudah kurang lebih dua bulan ini setiap kali berangkat sekolah bawa jerigen air

"Tetap senang, karena air itu untuk siram tanaman dan juga untuk toilet sekolah," celoteh Ani kepada blokBojonegoro.[saf/ito]

Tag : kekeringan, sumberbendo, bubulan, bojonegoro

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat