11:00 . Reuni Angkatan Awal Ponpes Attanwir yang Luar Biasa   |   09:00 . Halal Bihalal, Momen Semangat Bekerja Bersama-sama Usai Cuti Lebaran   |   21:00 . Tabrak Tiang PJU, Pemotor di Bojonegoro Terpental hingga Meninggal   |   18:00 . Gempa Lagi, Tercatat 580 Kali Gempa Sejak Maret   |   13:00 . Tradisi Lebaran, UKMP Griya Cendekia dan LPM Spektrum Unugiri Halal Bihalal ke Pembina   |   18:00 . Libur Lebaran DLH Bojonegoro Kumpulkan 490,4 Ton Sampah   |   11:00 . PKC PMII Minta Angka Diska di Bojonegoro Ditekan   |   09:00 . Hendak Mancing di Embung, Bocah SMP di Bojonegoro Tenggelam   |   07:00 . Cuti Bersama Usai, ASN dan PPPK Ketahuan Bolos akan Kena Sanksi   |   18:00 . Tenggang Rasa Berkendara   |   12:00 . Kenang Masa Sekolah, Konco Selawase Attanwir Gelar Reoni   |   11:00 . Kasat Lantas Bojonegoro: Viralkan Jika Ada Bus Ugal-ugalan, Akan Kami Tindak   |   20:00 . Kru Bus yang Adu Jotos dengan Pemudik di Bojonegoro Diamankan Polisi   |   18:00 . Puncak Arus Balik, Jalur Bojonegoro Ramai Lancar   |   17:00 . Jumlah Pemudik di Rest Area Bojonegoro Meningkat Saat Arus Balik   |  
Thu, 18 April 2024
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Masuk Musim Hujan, Dinas Kesahatan Himbau Waspadai DBD

blokbojonegoro.com | Thursday, 07 November 2019 19:00

Masuk Musim Hujan, Dinas Kesahatan Himbau Waspadai DBD

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Musim hujan sudah mulai terjadi di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Kendati pun masih bersifat lokal, namun intensitasnya cukup mampu membuat genangan air.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Hernowo mengimbau, agar masyarakat dapat waspada dan berhati-hati gejala Demam Berdarah Dengue (DBD).

Dirinya mengatakan, sepanjang tahun 2019 sampai bulan Oktober jumlah penderita DBD di Kabupaten Bojonegoro mencapai 404 orang, sementara yang meninggal dunia sebanyak 7 orang. Sedangkan pada 2018, jumlah kasus demam berdarah sebanyak 589 kasus dengan angka kematian sebanyak 12 orang.

"Pada musim hujan populasi nyamuk demam berdarah bakal meningkat karena banyaknya tempat berinduk Nyamuk Aedes Aegypti dan semakin berpotensi menggigit anak dan remaja sehingga akhirnya terjangkit demam berdarah," ujarnya.

Ia menjelaskan, peningkatan penderita DBD pada tahun 2019 ini bisa dikatakan diakibatkan kualitas lingkungan yang tidak kondusif. Hingga menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti.

Terlebih lagi, saat ini sudah memasuki musim perubahan cuaca dari kemarau ke musim hujan. Untuk itu, Pemkab Bojonegoro juga terus melakukan sosialisasi dan juga melakukan antisipasi melalui gerakan serentak satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik).

"Untuk itu, cara terbaik mengurangi DBD adalah dengan menjaga lingkungan agar tetap bersih sehingga mencegah perkembang biakan nyamuk Aedes aegypti," pungkasnya.[din/ito]

 

Tag : Dbd, bojonegoro, dinkes



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Monday, 19 February 2024 20:00

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG

    PEPC JTB Kunjungi Kantor Baru BMG Perwakilan PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12, Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina mengunjungi kantor redaksi blokBojonegoro.com (Blok Media Group/BMG), di BMG CoWorking Space, Jalan Semanding-Sambiroto, Desa Sambiroto, Kecamatan...

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat