11:00 . HUT ke-38, SMP Negeri Kapas Tonjolkan Rakitan Sepeda Energi Listrik   |   07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |   14:30 . Half Time, Persibo Unggul 1-0 dari Mitra Surabaya   |   14:00 . Transparansi Pemdes Tlogorejo Raih Tiga Kategori KIP Se - Jawa Timur   |   13:45 . Menit 31 Persibo Berhasil Mencetak Gol Pertama ke Gawang Mitra Surabaya   |   13:00 . Persibo Tiba di Gresik, Kondisi Siap Tempur   |   12:00 . Harga Cabai di Pasar Bojonegoro Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru   |   11:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Tertinggi Komisi Informasi Jatim   |   10:00 . Program Aladin Bangun 7.041 Rumah Tak Layak Huni   |   08:00 . Musnahkan Barang Bukti dan Lelang   |   07:00 . Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi   |  
Fri, 03 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sosialisasi UU Pesantren, PPP Bersama Pemkab Membangun Bojonegoro

blokbojonegoro.com | Saturday, 23 November 2019 18:00

Sosialisasi UU Pesantren, PPP Bersama Pemkab Membangun Bojonegoro

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bojonegoro, berkomitmen bersama Pemkab membangun Bojonegoro. Hal itu dilakukan agar masyarakat menjadi sejahtera, termasuk para guru dan pondok pesantren.

"Gambaran PPP hari ini akan bersama Pemkab membangun Bojonegoro. Salah satunya dengan memberikan masukan kepada pemkab, melalui pandangan umum fraksi," kata ketua DPC PPP Kabupaten Bojonegoro, Choirul Anam, Sabtu (23/11/2019).

Melalui pendidikan politik peran PPP dalam pembangunan Kabupaten Bojonegoro dan sosialisasi Undang-Undang Pondok Pesantren nomor 18 tahun 2019, di hotel Bonero, Choirul Anam menyebut, pertemuan tersebut sebagai napak tilas. Pasalnya dua tahun yang lalu, kita bergerak bersama diawali dari ruangan tersebut.

"Kerinduan DPC bertemu pengrus PPP di tingkat bawah, melalui pendidikan politik dan sosialisasi undang-undang pesantren sekarang ini, sekaligus meminta masukan agar fraksi dapat gambaran utuh dari masing-masing PAC," terangnya yang juga anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro itu.

Sehingga seluruh fraksi PPP DPRD Kabupaten Bojonegoro hadir dalam pertemuan tersebut, selain Choirul Anam juga Effendi Eko Laksono, H. Sumari dan Ainu Anggara.

"Membangkitkan semangat partai dan bersama-sama membangun Kabupaten Bojonegoro kedepan lebih baik lagi," jelas Mas Irul sapaannya.

Sementara itu wakil ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur, Sunaryo Abu Ma'in menuturkan, hanya di PPP ada kegiatan partai yang ada mahalul qiyam, tahlil dan maulid nabi. Usai partai yang sudah 46 tahun ini, banyak yang sudah dilakukan untuk bangsa dan negera, termasuk Kabupaten Bojonegoro.

"Sangat tepat PPP punya tinggalan melalui kader partai yang banyak. Melalui kerjasama yang bagus dan solid, PPP akan terus semakin baik," tuturnya.

Bentuk nyata yang dilakukan PPP, selama bertahun-tahun menginisiasi dan memperjuangkan lahirnya undang-undang pondok pesantren. "Dengan adanya undang-undang ini, pondok pesantren mendapatkan fasilitas negara karena ini merupakan perjuangan kerjakeras PPP," imbuhnya.

Sedangkan ketua sekretariat DPP PPP, M. Thobahul Aftoni yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, partai PPP sejak 2013 terus memperjuangkan undang-undang pondok pesantren. Bagaimana pun pesantren mempunyai peranan penting dalam pembangunan sumber daya manusia dan karakter.

"Setelah adanya undang-undang pesantren akan semakin diperhatikan pemerintah pusat sampai daerah. Termasuk kesetaraan syahadah (ijazah pondok) dengan ijazah," ungkapnya.

Namun setelah adanya undang-undang pondok pesantren, masih menunggu aturan turunannya seperti peraturan pemerintah, peraturan menteri dan nantinya bisa menjadi rujukan peraturan daerah. "Turunan payung hukum undang-undang pesantren masih menunggu pembahasan," pungkasnya. [zid/mu]

Tag : PPP, UU Pesantren, PPP Bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more