19:00 . Gandeng Lakpesdam NU, Kominfo Dorong Masyarakat Cakap Literasi Digital   |   17:00 . Makam Diduga untuk Ritual Pesugihan Dibongkar, Isinya Mengejutkan   |   16:00 . 295 WBP Diusulkan Dapat Remisi Kemerdekaan, 6 Napi Langsung Bebas   |   15:00 . DWP Kemenag Bojonegoro Gelar Deteksi Dini IVA Test dan Sadanis Gratis   |   13:00 . 49 SMA di Bojonegoro Mulai Terapkan Kurikulum Merdeka   |   09:00 . Penemuan Makam di Tengah Hutan   |   08:00 . Hilang STNK NoPol S-3124-DG   |   07:00 . Orangtua Harus Tahu! Ini 7 Tips Habiskan Waktu Bersama dengan Anak   |   20:00 . Merdeka Cup 2022 dalam Kemeriahan Kemerdekaan RI ke-77   |   19:00 . Ratusan Masyarakat Bojonegoro dan Tuban Deklarasikan LaNyalla Capres 2024   |   18:00 . Fenomena Fashion Week, Budayawan Berharap Bisa Tampilkan Produk Batik Lokal   |   17:00 . Kader Berpretasi Asal Bojonegoro, Mantapkan Maju Caketum PP IPPNU   |   16:00 . Profil Coach Persibo Masdra Nurriza, Awali Karir dari Bangku SMP   |   15:00 . Harga Antam Turun Tajam, Berikut Daftar Harganya   |   14:00 . Realisasi PAD Bojonegoro Capai Rp47,8 M, PPJ Sumbang Angka Tertinggi   |  
Wed, 10 August 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Layani Petani, PPL Temayang Harus Lewati Nganjuk

blokbojonegoro.com | Thursday, 09 January 2020 20:00

Layani Petani, PPL Temayang Harus Lewati Nganjuk

Pengirim : Iskak Riyanto*

blokBojonegoro.com - Demi melayani petani binaanya di Desa Soko, Kecamatan Temayang, penyuluh pertanian lapangan Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro harus menempuh jalan panjang melewati wilayah Kabupaten Nganjuk.

PPL Temayang, Sutoyo, mengatakan bahwa secara geografis Desa Soko berada di ujung tengggara Kabupaten Bojonegoro berbatasan dengan Kabupaten Nganjuk. Jarak dari kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Temayang sekitar 61 km bila memutar lewat Kabupaten Nganjuk.

"Musim hujan seperti ini kalau mau ke Desa Soko, khususnya Dusun Sekidang yang berada di balik bukit tidak bisa lewat jalan poros kecamatan atau desa. Sebenarnya hanya berjarak sekitar 15 km, tetapi sangat becek dan licin. Harus memutar lewat Kabupaten Nganjuk, tepatnya Kecamatan Ngluyu," cerita Sutoyo, Kamis (9/1/2020).

Menurut Sutoyo, hari Selasa kemarin bersama satu PPL lainya ia menghadiri pertemuan kelompok tani di dusun Sekidang dengan agenda acara pembagian bantuan hibah program petani mandiri (PPM). Bantuan berupa pupuk dan benih padi, yang merupakan program unggulan pemberdayaan petani dari Pemkab Bojonegoro. "Selain pembagian PPM, ada agenda acara penumbuhan kelompok tani baru," kata Sutoyo lagi.

Sementara itu, Kepala Seksi SDM Disperta, Djoko PW mengatakan bahwa selain faktor geografis khususnya wilayah Bojonegoro bagian selatan, tugas PPL memang berat. Di Disperta ada 5 Kepala Bidang, masing-masing Bidang ada 3 Kepala Seksi. Paling tidak, ada 15 Kepala Seksi yang mempunyai kegiatan dan melibatkan peran PPL, itu bagaimana polahnya kawan-kawan yang di lapangan.

"Dan semua kegiatan intinya untuk meningkatkan kesejahteraan petani, sebagai contoh PPM, Alsintan, JUT, Jitut Jides, SLPTT, RDKK, Bimtek, dan lain-lain," terang Djoko, panggilanya, Kamis (9/1/2020).

Masih kata Djoko, semestinya 1 PPL membina 1 desa, tetapi sementara ini 1 PPL membina 3-5 desa. "Semoga kawaan-kawan PPL selalu diberi kesehatan dalam menjalankan tugasnya," doa Djoko, yang juga seorang mubaliq.

*PPL Disperta Bojonegoro.

Tag : soko, temayang, pertanian, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat