17:00 . Awal Tahun 2022, Ada 164 Kasus DBD dan DD Masuk Dinkes Bojonegoro   |   16:00 . Harga Cetakan Antam Turun, UBS Justru Naik   |   15:00 . 1 Jiwa Melayang, Pemdes Kandangan Imbau Tetap Waspada DBD   |   14:00 . Sepanjang 2021, Dinas Damkar Tangani 445 Sarang Tawon   |   13:00 . Era Baru Perdagangan Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka Dimulai   |   12:00 . Bupati Anna Siapkan 4000 Beasiswa untuk Mahasiswa Tugas Akhir   |   11:00 . Kecelakaan Bus Margo Djoyo, 1 Orang Meninggal 5 Luka-luka   |   10:00 . Video Proses Evakusi Badan Bus Terguling di Jalur Bojonegoro Surabaya   |   09:00 . Video Kecelakaan Bus Terguling di Jalan Bojonegoro Surabaya   |   08:00 . Bus Terguling di Jalan Bojonegoro - Surabaya   |   07:30 . Hindari Truk, Bus Terguling di Mojodeso   |   07:00 . Jangan Langsung Dimarahi Jika Nilai Sekolah Anak Menurun, Bisa Jadi Gejala Stres Belajar   |   19:00 . Pelajar Bojonegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Himabo Goes To Campus   |   18:00 . Sinergi TNI-Polri Bersama Wartawan Bojonegoro   |   16:00 . Dinkes Bojonegoro Catat 112 Kasus DBD, 2 Orang Meninggal   |  
Tue, 18 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Terompet Ajaib Pengusir Burung Emprit

blokbojonegoro.com | Wednesday, 15 January 2020 13:00

Terompet Ajaib Pengusir Burung Emprit

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro - Hama burung emprit (pipit) tentu membuat pusing para petani padi saat tanaman mulai berisi. Ada saja cara yang bisa dilakukan oleh para petani untuk mengusir kerumunan burung pipit yang hinggap di tanaman padi.

Seperti petani di Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro ini, yang mengusir burung pipit menggunakan terompet.

Terompet dirasa ampuh mengusir kawanan burung pipit, sehingga menjadi andalan para petani sejak 2017 silam. Metode ini kini sudah mulai menyebar ke kelompok petani lainnya.

"Sangat ampuh untuk mengusir hama burung. Dulunya sebelum pakai terompet hama burung ini tidak takut, tanaman kami seperti padi rusak karena dimakan burung. Dan sejak memakai terompet, tanaman kami terbebas dari burung, hasilnya bagus," kata Dono (48), salah satu petani di Desa Kedungprimpen, kepada blokBojonegoro.com.

Suara terompet yang keras membuat kerumunan burung emprit pemakan padi terbang. Terompet tersebut dibunyikan bersahut-sahutan antar petani tak pelak suasana sawah gaduh.

Petani lainnya, Warno (58) menjelaskan, akibat serangan burung ia bersama petani lainnya terpaksa harus menunggui sawah dari pagi hingga menjelang malam, untuk mengantisipasi agar tanaman padi tidak habis dimakan burung.

“Kami menunggui tanaman padi di sawah ini hingga menjelang malam. Saking banyaknya burung emprit", tuturnya.

Dengan banyaknya suara terompot, membuat burung emprit yang biasanya menyerang secara berkelompok terbang pergi. Padahal tiap kelompok burung emprit ini, bisa berisi 100 hingga 200 ekor dan terbang bersama-sama di atas tanaman padi. [her/mu]

Tag : burung pipit, burung, padi, petani



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat