14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |   17:00 . TMA Bengawan Solo Siaga Kuning Tren Naik   |   16:00 . Pertamina EP Sukowati Field dan Pemdes Ngampel Luncurkan Produk UMKM Desa   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Ajari Anak Cinta Lingkungan dengan Les Bayar Botol Bekas

blokbojonegoro.com | Friday, 17 January 2020 09:00

Ajari Anak Cinta Lingkungan dengan Les Bayar Botol Bekas

Kontributor: herman bagus

blokBojonegoro.com - Saat ini kegiatan belajar tidak hanya bisa dilakukan di dalam ruang kelas saja, tetapi juga bisa di luar sekolah, untuk mendalami mata pelajaran yang dirasa sulit.

Nah, salah satu solusinya adalah dengan mendatangkan guru les privat untuk membantu proses belajar siswa.

Seperti di balai Desa Kedungprimpen Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, beberapa mahasiswa mengadakan les selama satu bulan, dengan syarat anak-anak membawa botol bekas.

"Jika ingin ikut belajar, datang saja bawa botol plastik bekas. Nanti botol tersebut akan diganti dengan ilmu," ucap Iin salah satu pengajar.

Konsep tukar botol dengan ilmu, dipilih tujuannya mengurangi sampah dan tentu untuk mengedukasi anak-anak agar turut menjaga kebersihan lingkungan.

Dia ingin menunjukkan bahwa sampah plastik tidak hanya dibuang atau dianggap menjadi sampah, tapi juga bisa disulap jadi kerajinan tangan yang menarik.

"Kegiatan seperti ini sangat cocok untuk murid-murid, agar kesadaran mereka dapat terbentuk dan melahirkan kreativitas baru yang bagus untuk merangsang perkembangan otak," terang Iin kepada blokBojonegoro.com.

Botol bekas merupakan salah atau limbah plastik yang sangat sulit terurai, dan semakin hari semakin banyak sampah botol bekas, sebab tingginya minat masyarakat terhadap minuman dalam kemasan.

"Maka dari itu kita harus pandai-pandai memutar otak, bagaimana agar botol bekas yang tidak memiliki manfaat dapat kita rubah menjadi sebuah produk maupun kreasi yang memiliki nilai jual dan menghasilkan kerajinan tangan terbaru," tutup Iin memotivasi peserta les. [her/mu]

Tag : les, botol bekas, lingkungan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat