21:00 . Pengunjung BNFF Tumpah Ruah   |   18:00 . STIKES Rajekwesi Bojonegoro Borong Dua Juara   |   16:00 . Strategi Pertamina Menjaga Pasokan Energi Nasional   |   15:00 . SHU Pertamina Gelar Media Gathering Regional Indonesia Timur   |   14:00 . Pemdes Berharap Ada Bantuan Makanan dan Bahan Pokok untuk Warganya   |   13:00 . Kado Hari Guru Nasional, FTBM Bojonegoro Launching 11 Buku Karya Guru PAUD Bojonegoro   |   12:00 . Berlangsung Khidmat, STAI Attanwir Gelar Wisuda 145 Mahasiswa   |   11:00 . Pengguna Jalan Dihimbau Pilih Jalur Alternatif   |   10:00 . Jalan Nasional Bojonegoro-Babat Terendam Banjir, Macet Mengular   |   09:00 . Kolaborasi Stakeholder, Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan dari Kemenkes   |   21:00 . Malam Ini Debit Air Waduk Pacal dan Bengawan Solo Meningkat   |   20:00 . Inisiasi Pengembangan Vinglish Melalui Riset   |   19:00 . Live : Bojonegoro Fashion Street and Veggie   |   18:00 . Pahlawan Perjuangan di Bojonegoro, Abadi Dalam Nama Jalan dan Fasum   |   17:00 . Aneka Olahan Jambu dan Mawar Desa Kalangan Juga Dipamerkan di Bojonegoro Fashion Street Fruit and Veggie   |  
Sun, 27 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Diduga Beda Pilihan Pilkades, Kakek 80 Tahun Diusir dari Rumah

blokbojonegoro.com | Tuesday, 21 January 2020 14:00

Diduga Beda Pilihan Pilkades, Kakek 80 Tahun Diusir dari Rumah

Reporter : Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Dul Ngali hanya bisa menghela nafas. Kakek berusia 80 tahun ini hanya bisa pasrah, saat diusir dari rumah oleh keponakannya lantaran diduga beda pilihan pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro yang akan digelar pada 19 Februari 2020 mendatang.
 
Selama ini, Dul Ngali tinggal sebatang karang ditanah milik keponakanya yang bernama SW yang merupakan pemilik lahan.
 
Saat dikonfirmasi Dul Ngali mengaku dirinya didatangi SW dan diusir. Sebab kedapatan mendukung salah satu calon yang notabenya beda pilihan dengan keponakanya dengan memasang gambar dukunganya.
 
Sebelumnya keponakanya juga sempat bertanya berat mana antara keponakan dengan Calon Kepala Desa yang ia pilih. Dul Ngali mengaku berat keduanya, sehingga keponakan yang menurut Mbah Dul Ngali seorang guru ini langsung mengusirnya.
 
"Kenapa saya harus diusir kalau masalahnya hanya seperti ini,” ucap Dul Ngali, Selasa (21/1/2020).
 
Akibat kejadian ini, warga sekitar membantu dan bergotong royong memindahkan perabotan rumah tangga ke rumah anaknya yang tak jauh dari kakek tersebut tinggal. Akibatanya Dul Ngali harus meninggalkan rumah yang ditempatinya sejak 7 tahun lalu.
 
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Djuwana Poerwiyanto menyesalkan insiden yang terjadi pada pagi tadi. Pasalnya terkait permasalahan seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi dan bisa diselesaikan baik-baik.
 
"Masalah seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi dan ketika ada masalah seperti ini harus diselesaikan secara bersama dan kekeluargaan," pungkasnya.[din/ito]
 

Tag : pilkades, kumpulrejo, kapas, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat