08:00 . Ruwatan Massal di Bojonegoro Kembali Digelar, Ini Jadwalnya   |   07:00 . Menabung Saja Tidak Cukup, Ini Tips Ajarkan Anak Kelola Uang dengan Tepat   |   06:00 . Berani Bermimpi dan Gigih Menjemput Masa Depan   |   22:00 . Mendag Zulhas: Perjanjian Indonesia–UAE CEPA Ditandatangani, Upaya Tingkatkan Ekspor   |   21:00 . Roadshow, PMI Bojonegoro Lakukan Pembinaan dan Orientasi Pengurus Kecamatan   |   20:00 . Gubernur Lantik Komite Komunikasi Digital (KKD) Jatim   |   19:00 . Perangi Hoaks, Gubernur Jatim Lantik Komite Komunikasi Digital   |   18:00 . Program Agrosilvopastura, PEPC Inisiasi Kesadaran Kolektif Masyarakat Lestarikan Lingkungan   |   12:00 . Momen Hari Bhayangkara, Bupati Anna Ucapkan Selamat Kepada Pejuang Indonesia   |   11:00 . Negara Hadir, Pemerintah Bayar Kompensasi Rp64.5 T, Perkuat Arus Kas Pertamina, Proteksi Daya Beli Masyarakat   |   10:00 . Jelang Idul Adha Harga Telur Ayam Ras Naik   |   09:00 . Kawula Muda, Yuk Ikuti Dance Competition Ngelenyer Piala Bupati Bojonegoro 2022   |   08:00 . Bupati Anna Terbitkan SE Jam Kerja Terbaru Bagi Para ASN Pemkab Bojonegoro   |   07:00 . Jangan Marahi Anak yang Berbohong, Begini 3 Langkah Menghadapinya   |   20:00 . Tim Pemberdayaan Sahabat Pertamina Pamerkan Karya Lansia Produktif   |  
Sat, 02 July 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Diduga Beda Pilihan Pilkades, Kakek 80 Tahun Diusir dari Rumah

blokbojonegoro.com | Tuesday, 21 January 2020 14:00

Diduga Beda Pilihan Pilkades, Kakek 80 Tahun Diusir dari Rumah

Reporter : Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Dul Ngali hanya bisa menghela nafas. Kakek berusia 80 tahun ini hanya bisa pasrah, saat diusir dari rumah oleh keponakannya lantaran diduga beda pilihan pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kumpulrejo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro yang akan digelar pada 19 Februari 2020 mendatang.
 
Selama ini, Dul Ngali tinggal sebatang karang ditanah milik keponakanya yang bernama SW yang merupakan pemilik lahan.
 
Saat dikonfirmasi Dul Ngali mengaku dirinya didatangi SW dan diusir. Sebab kedapatan mendukung salah satu calon yang notabenya beda pilihan dengan keponakanya dengan memasang gambar dukunganya.
 
Sebelumnya keponakanya juga sempat bertanya berat mana antara keponakan dengan Calon Kepala Desa yang ia pilih. Dul Ngali mengaku berat keduanya, sehingga keponakan yang menurut Mbah Dul Ngali seorang guru ini langsung mengusirnya.
 
"Kenapa saya harus diusir kalau masalahnya hanya seperti ini,” ucap Dul Ngali, Selasa (21/1/2020).
 
Akibat kejadian ini, warga sekitar membantu dan bergotong royong memindahkan perabotan rumah tangga ke rumah anaknya yang tak jauh dari kakek tersebut tinggal. Akibatanya Dul Ngali harus meninggalkan rumah yang ditempatinya sejak 7 tahun lalu.
 
Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Djuwana Poerwiyanto menyesalkan insiden yang terjadi pada pagi tadi. Pasalnya terkait permasalahan seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi dan bisa diselesaikan baik-baik.
 
"Masalah seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi dan ketika ada masalah seperti ini harus diselesaikan secara bersama dan kekeluargaan," pungkasnya.[din/ito]
 

Tag : pilkades, kumpulrejo, kapas, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat