12:00 . Bawa Kabur Kendaraan Setelah Kenalan Lewat Medsos dan Kopdar, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi   |   07:00 . Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah   |   22:00 . Pedagang Keluhkan Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   21:00 . Bersinergi Kapolres Bojonegoro Lakukan Audiensi Bersama PC GP Ansor Bojonegoro   |   20:30 . Video Lakalantas Truk Seruduk Teras Toko di Balen   |   20:00 . Gelar Pelatihan, STIKES Rajekwesi Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kesehatan   |   19:00 . Peduli ADHA, Pita Merah Adakan Home Care dan Berikan Bantuan   |   18:00 . Anniversary Ke-5, VLOC Chapter Bojonegoro Beri Santunan Anak Yatim   |   17:00 . Dijuluki Netherlands Bojonegoro, Kantor Notaris Jadi Tempat Swafoto Hingga Prewedding   |   16:00 . Lagi-lagi Terjadi Kecelakaan Truk Banting Setir Nyelonong Depan Toko   |   15:00 . Dukung KADIN Bojonegoro, Budiono Siapkan 10 Titik Bantuan untuk UMKM Ponpes dan Kampus   |   14:00 . Mendag: Jaga Momentum Pertumbuhan Ekspor dan Kendalikan Inflasi   |   13:00 . Kecelakaan Tunggal, Truk Muatan Ayam Hantam Pohon   |   12:00 . 81 Produk Mahasiswa Kampus Ungu Dipamerkan di Stakeholders Collaborations   |   11:00 . KADIN Bojonegoro Menggelar Stakeholders Collaboration 2022   |  
Thu, 20 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Jumlah Penyuluh Pertanian Belum Seimbang

blokbojonegoro.com | Friday, 07 February 2020 10:00

Jumlah Penyuluh Pertanian Belum Seimbang

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Kasubag Umum dan Kelestariatan, Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Bojonegoro, Agus Natri mengatakan, di Bojonegoro saat ini masih kekurangan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) untuk pertanian.

Kondisi inilah yang menyebabkan penyuluhan program-program pertanian di Kabupaten Bojonegoro terhambat, bahkan imbasnya seorang petugas penyuluh pertanian saat ini harus memegang tugas lebih dari dua hingga tiga desa.

Agus Natri mengatakan, data PPL pertanian yang dimiliki oleh Disperta untuk aparatur sipil negara (ASN) 61 orang, tenaga penyuluh lapangan non ASN 79 orang, total keseluruhan 140 orang.

"Total keseluruhan ada 140 tenaga penyuluh," ujarnya.

Idealnya tentu setiap satu desa harus memiliki satu PPL pertanian supaya seimbang. Dan seharusnya jumlah petugas PPL yang dimiliki sebanyak 419 sesuai dengan jumlah desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

"Seharusnya sesuai dengan jumlah desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro, supaya seimbang ketika melakukan penyuluhan serta penyelesaian masalah di lapangan," kata Agus.

Kurangnya jumlah petugas PPL tentu sangat berpengaruh terhadap pelayanan kepada petani. Khususnya dalam penyampaian sosialisasi program pertanian, terlebih solusi dari kesulitan yang dihadapi para petani di lapangan juga terhambat.

"Tentu kondisi ini sangat menghambat program pertanian, dari segi pengawasan di lapangan juga menjadi kurang maksimal," ungkapnya.

Selebihnya, Agus Natri menambahkan, untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya kini telah mengajukan tambahan petugas. Diharapkan pada tahun 2020 melalui seleksi CPNS maupun tenaga Perjanjian Kerja (P3K), PPL bisa bertambah.

"Tahun ini untuk tambahan petugas semoga ada, karena ada 6 tenaga penyuluh pertanian yang statusnya ASN akan purna," tutup Agus Natri kepada blokBojonegoro.com. [liz/mu]

Tag : tenaga penyuluh, pertanian, PPL



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat