18:00 . Tanah Samping Kali Avour Longsor, Ratusan Hektar Sawah Terendam   |   18:00 . Video Tanggul Sungai di Kanor Jebol   |   17:00 . Inilah Juara Turnamen Bulu Tangkis Piala Bupati Ormada Bojonegoro   |   16:00 . Tanggul Jebol, Beberapa Desa di Kanor Terkena Dampak   |   15:00 . Dinpora Berharap Mahasiswa Bojonegoro Lebih Mencintai Daerah   |   14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Longsor

blokbojonegoro.com | Tuesday, 25 February 2020 11:00

Tanah Bantaran Bengawan Solo di Bawah Jembatan Kaliketek Longsor

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Intensitas hujan yang tinggi serta kurangnya resapan air membuat sebagian tanah di bantaran sungai bengawan solo yang berada di RT.23 Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Kota Bojonegoro mengalami longsor sedalam 3 hingga 4 meter. Tepatnya di bawah jembatan Kaliketek.

Nasir Arafat, Ketua RT.23, Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, ketika ditemui blokBojonegoro.com mengatakan, longsor ini terjadi sejak 2 hari yang lalu. Ketika intensitas curah hujan di Bojonegoro tinggi, sebab daya tampung yang kurang sehingga meluap dan mengakibatkan tebing bantaran bengawan solo longsor hingga 3 meter.

"Memang longsor ini sudah sejak 2 hari ketika curah hujan tinggi, selain itu daya tampung serapan air juga kurang hingga mengakibatkan longsor," jelas Nasir Arafat.

Masih kata Arafat, longsor kedalaman 3 hingga 4 meter dan lebar 3 hingga 5 meter di tepi bengawan solo memang mengkhawatirkan. Terlebih di tepi sebelah pemukiman warga.

Pihaknya juga berujar, kerusakan atau longsor terjadi bukan hanya karena faktor alam, namun juga faktor manusia, karena saat kemarau tambang pasir ilegal tak terbendung.

"Memang lokasi ini sering ada tambang pasir, sebelumnya juga tidak pernah,"  katanya.

Arafat juga menambahkan, sebelumnya memang telah mengajukan ke kelurahan terkait saluran. Karena memang terkendala faktor kepemilikan tanah, sehingga susah.

Harapannya memang segera teratasi masalah longsor ini, terlebih upaya pengendalian tambang pasir liar yang mengakibatkan tergerusnya tanah dan imbasnya ketika memasuki musim penghujan yakni longsor. [liz/mu]

Tag : tanah longsor, jembatan kaliketek, bengawan solo



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat