07:00 . Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah   |   22:00 . Pedagang Keluhkan Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   21:00 . Bersinergi Kapolres Bojonegoro Lakukan Audiensi Bersama PC GP Ansor Bojonegoro   |   20:30 . Video Lakalantas Truk Seruduk Teras Toko di Balen   |   20:00 . Gelar Pelatihan, STIKES Rajekwesi Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kesehatan   |   19:00 . Peduli ADHA, Pita Merah Adakan Home Care dan Berikan Bantuan   |   18:00 . Anniversary Ke-5, VLOC Chapter Bojonegoro Beri Santunan Anak Yatim   |   17:00 . Dijuluki Netherlands Bojonegoro, Kantor Notaris Jadi Tempat Swafoto Hingga Prewedding   |   16:00 . Lagi-lagi Terjadi Kecelakaan Truk Banting Setir Nyelonong Depan Toko   |   15:00 . Dukung KADIN Bojonegoro, Budiono Siapkan 10 Titik Bantuan untuk UMKM Ponpes dan Kampus   |   14:00 . Mendag: Jaga Momentum Pertumbuhan Ekspor dan Kendalikan Inflasi   |   13:00 . Kecelakaan Tunggal, Truk Muatan Ayam Hantam Pohon   |   12:00 . 81 Produk Mahasiswa Kampus Ungu Dipamerkan di Stakeholders Collaborations   |   11:00 . KADIN Bojonegoro Menggelar Stakeholders Collaboration 2022   |   10:00 . Peluang Usaha di Era Kekinian - Tuban Digital Forum   |  
Thu, 20 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

28 Ribu Kartu Pedagang Produktif Tercetak, Tahun Ini Disdag Target 31 Ribu

blokbojonegoro.com | Saturday, 29 February 2020 18:00

28 Ribu Kartu Pedagang Produktif Tercetak, Tahun Ini Disdag Target 31 Ribu

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, menargetkan pencetakan Kartu Pedagang Produktif (KPP) mencapai 31 ribu keping pada tahun 2020. Program untuk akses modal pedagang itu merupakan salah satu janji Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah sewaktu pemilihan kepala daerah (Pilkada).

"Sampai saat ini, kita sudah mencetak 28 ribu kartu pedagang produktif yang telah kita cetak, sejak diluncurkan pada pertengan Januari 2019 dan kita menargetkan 31 ribu keping tercetak pada tahun 2020, bahkan bisa sampai lebih," ungkap Plt. Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro, Sukaemi.

KPP sendiri merupakan salah satu cara Pemkab Bojonegoro untuk memfasilitasi para pedagang, baik di perkotaan maupun di kecamatan untuk memperoleh pinjaman bank dengan bunga rendah untuk modal usaha mereka. Dalam hal ini Dinas Perdagangan menggandeng Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan bunga 0,5 persen.

Namun bagi para pedagang yang akan memperoleh bantuan, sebelumnya harus melalui seleksi terkait kemampuan pedagang dalam berbisnis. Para pedagang yang terpilih akan memperoleh kartu pedagang produktif yang bisa dimanfaatkan untuk memperoleh pinjaman di bank.

"Para pedagang juga harus melalui survei terlebih dahulu, apakah mereka mempunyai cicilan di bank atau tidak, kalau ada yang mempunyai cicilan di bank tidak bisa meminjam. Karena, salah satu syarat untuk bisa mencairkan bantuan peminjaman harus tidak mempunyai hutang di bank," lanjut Sukaemi.

Terkait manfaat KPP, pemilik kartu bakal mendapatkan fasilitas akses permodalan maksimal 25 juta di Perusahaan Daerah Bank Daerah Bojonegoro. Tak hanya itu, para pedagang juga mendapat pelatihan kewirausahaan, kemudahan akses kemitraan, kemudahan pelayanan perijinan usaha, kemudahan mendapatkan sertifikasi produk dan fasilitas hak paten.

Disinggung terkait kepemilikan kartu akan diserbu pemohon abal-abal, mantan Camat Tambakrejo tersebut menegaskan tidak akan terjadi. Sebab, pemohon harus mendapatkan keterangan dari kepala desa. Termasuk di kartunya tersedia barcode, di dalamnya terdapat data pemilik yang terintegrasi dengan aplikasi Dinas Perdagangan Kabupaten Bojonegoro.

"Untuk mendapatkan Kartu Pedagang Produktif ini, masyarakat bisa datang ke Mal Pelayanan Publik Bojonegoro, yang berada di jalan Veteran dengan melengkapi syarat yang telah ditetapkan," pungkasnya kepada blokBojonegoro.com. [din/mu]

Tag : kartu pedagang produktif, disdag



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat