18:00 . Bupati Anna dan Kajari Imbau Pengelolaan Dana Bos Prioritaskan Integritas   |   17:00 . BMKG: Waspada Cuaca 3 Hari Mendatang   |   15:00 . 5 Organisasi Profesi Kesehatan Tolak RUU Kesehatan   |   13:00 . Putra Asal Bojonegoro, Belasan Tahun Mengabdi di Luar Jawa   |   10:00 . Diduga Pecah Ban, Truk Box Oleng Tabrak Pagar Koramil 0813-06 Bojonegoro   |   07:00 . Psikolog Ungkap Kesalahan Orangtua yang Bisa Hambat Potensi Anak, Pelajari Yuk Bun!   |   19:00 . Inilah Nama-Nama Mutasi Pejabat Pemkab Bojonegoro   |   18:00 . Sinergi Dinas PMD dan Bapenda Dampingi Desa Deteksi Dini Objek Pajak Terkendala   |   16:00 . Ini Spek Lengkap Toyota Rush, Kendaraan Camat se-Kabupaten Bojonegoro   |   15:00 . Stigma Buruk Menjadi Kendala dalam Penanggulangan HIV/AIDS   |   14:00 . Kasus HIV di Bojonegoro Mencapai 217 kasus, 2 Persen di Atarannya Anak-anak   |   13:00 . Kasus Persetubuhan Terhadap Anak di Bawah Umur Meningkat   |   12:00 . EMCL Bersama Tim Aku Sehat Giat Pelatihan Pengolahan Kreasi Makanan Toga Cegah Stunting Balita   |   07:00 . 5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak, Benarkah Susu Formula Turunkan Kecerdasan Anak?   |   20:00 . Ulang Tahun ke-7, blokTuban.com Tempati Kantor Baru   |  
Fri, 02 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Diduga Tidak Sesuai IMB, Warga Minta Batching Plant di Sukowati Ditutup

blokbojonegoro.com | Wednesday, 15 April 2020 15:00

Diduga Tidak Sesuai IMB, Warga Minta Batching Plant di Sukowati Ditutup

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Sejumlah pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, Rabu (14/4/2020) melakukan sidak ke batching plam atau lokasi khusus untuk pembuatan beton readymix di Desa Sukowati, Kecamatan Kapas. Sidak tersebut sebagai tindak lanjut dari aduan masyarakat desa setempat yang menginginkan keberadaan batching plant tersebut ditutup.

Kepala Desa Sukowati, Amik Rohadi membenarkan adanya beberapa Pimpinan DPRD Bojonegoro yang melakukan sidak ke batching plant yang berada diwilayahnya. Sidak tersebut intinya menindak lanjuti adanya aduan masyarakat desanya.

"Kalau keinginan warga desa yakni batching plant itu ditutup, karena tidak sesuai IMB yang diajukan," terang Amik kepada blokBojonegoro.com.

Lanjut Amik, walaupun begitu, pemdes juga telah melakukan pertemuan dengan pihak PT SBS selaku pengelola batching plant dan warganya agar warga sekitar dan PT SBS itu ada titik temu, namun pertemuan itu belum ada titik temu.

"Untuk Pertemuan antara warga dan PT SBS itu telah dilakukan pada Senin (13/4/2020) lalu," kata Amik.

Menurut Amik, permasalahan batching plant ini, pihaknya belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi sebab sehingga warganya menginginkan batching plant itu ditutup.

"Saya juga belum tahu pastinya, saya baru dilantik Jadi Kades Senin (6/4/2020) lalu. Yang pasti warganya menginginkan agar batching plant itu ditutup, karena tidak sesuai IMBnya " terang Amik kepada blokBojonegoro.

Terpisah, Camat Kapas Agus S Hardiyanto juga membenarkan adanya beberapa Pimpinan DPRD yang melakukan sidak, sidak yang dilakukan tersebut guna menjaring aspirasi masyrakat terkait batching plant tersebut.

Menanggapi permintaan warga agar batchin plant ditutup, pihak PT SBS selaku pengelola batching plant, belum bisa ditemui dengan alasan pimpinan masih keluar karena ini jam istirahat.[saf/ito]

Tag : batching plant, sukowati, kapas, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat