19:00 . Diduga Tak Netral, PMII Bojonegoro Minta Ketua Bawaslu Mundur   |   17:00 . Kembangkan Potensi, PEP Sukowati Gelar Pelatihan Pengolahan Herbal   |   17:00 . Beredar Foto Ketua Bawaslu Bojonegoro Berkaos PDI-P, Benarkah?   |   15:00 . 5 Tersangka Korupsi Mobil Siaga Bojonegoro Segera Disidang   |   06:00 . Gelar Muskab, Setyawan Mubayinan Kembali Terpilih Jadi Ketua Pengkab TI Bojonegoro   |   21:00 . Muhammadiyah Bojonegoro Serukan Pilih Cabup yang Bersedia Dengar Suara Rakyat   |   19:00 . Dipindah ke Lapas Bojonegoro, Napi Teroris Dikawal Ketat Densus 88 AT Polri   |   16:00 . Gebyar Milenial dan Gen Z, Acara untuk Generasi Muda Bojonegoro   |   14:00 . Tim PkM Dosen UNUGIRI Berikan Pendampingan P5 dan PPRA di Lembaga Pendidikan   |   13:00 . Wujudkan Lansia Bermartabat, PD 'Aisyiyah Bojonegoro Gelar Lokakarya Kelanjutusiaan   |   12:00 . Tim KKN 44 UNUGIRI Observasi di Desa Grabagan   |   06:00 . Menilik Pasukan Kopi Rakyat Jelita Pada Kompetisi Nyethe Rokok Kenduri Cinta 2 Wahono-Nurul   |   21:00 . Barisan Muda Bangga Bojonegoro Siap Menangkan Wahono-Nurul   |   20:00 . Setyo Wahono ajak Ketum PP.Ansor, Addin Jauharudin Bermain Fun Badminton   |   19:00 . Empat Kades Terdakwa Korupsi Pembangunan Jalan di Bojonegoro Dituntut 5 Tahun Penjara   |  
Fri, 22 November 2024
Jl. Desa Sambiroto, Kec. Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Cerita Buruh Tani Harian Ketika Panen Padi

blokbojonegoro.com | Thursday, 16 April 2020 15:00

Cerita Buruh Tani Harian Ketika Panen Padi

Kontributor : Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Siang terik tidak menyurutkan semangat para buruh tani memanen padi yang menguning. Meski harus bersusah payah memanen hingga memikul berkarung-karung padi, para buruh ini tetap bersuka cita.

Demikian juga bagi Suprianto (53) buruh tani asal Desa Nglampin, Kecamatan Ngambon. Slema masa panen kali ini cukup membuatnya senang. Karena padi yang ditanam dan dirawat dengan tenaga mereka kini waktunya dipanen. Sepintas tampaknya akan mendapat hasil yang lumayan.

Setiap hari ada saja orang yang memperkerjakannya di sawah, seperti siang ini terlihat Ia bersama rekannya sedang sibuk memanen padi.Panas Matahari yang membakar kulit tak mematahkan semangatnya dalam bekerja meski upah yang didapat pun tak seberapa tapi baginya itu sudah alhamdulillah walaupun terkadang upah itu terlambat dibayar.Jika sudah begitu, Ia tak punya uang untuk membeli beras dan lauk.Berhutang ke warung pun menjadi jalan satu-satunya agar dapur dirumahnya tetap ngebul.

"Kalau upah terlambat dibayar terpaksa berhutang beras dan lauk ke warung-warung kalau tidak begitu, dapur tidak ngebul. Namanya hidup sudah begini jalannya mau bagaimana lagi,masih bisa makan saja sudah alhamdulillah," katanya.

Upah yang dia terima untuk sehari menanam padi di tengah teriknya matahari sekitar 70-80 tergantung pemilik, itu masih di kasih makan dan rokok. Saat mendapat borongan panen padi, mereka bekerja mulai pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB, dengan waktu istirahat satu jam di siang hari.

Belum lagi, penggunaan mesin panen padi (Combine) makin membuatnya waswas. Meski berdampak pada percepatan masa panen, Dia khawatir tugasnya akan digantikan oleh mesin. Dia malah berharap agar pertanian mempertahankan sistem tanam tradisional.[her/ito]

 

Tag : buruh, tani, bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat