22:00 . BPBD Imbau Warga Waspada Hujan dengan Intensitas Tinggi   |   21:00 . Satgas PPA Kecamatan Kanor Berbagi Kasih Periode Triwulan 7   |   20:30 . Wahid Hasyim, Menteri Agama Pertama dan Termuda   |   20:00 . Laka Tunggal, Truk Bermuatan Pakan Ayam Terguling   |   19:00 . Baru, Masyarakat Harus Waspada Varian Covid-19 Jenis Omicron   |   18:00 . Diterjang Angin, Puluhan Hektare Tanaman Padi di Bojonegoro Rusak   |   17:30 . Satu Langkah Lagi Menuju Wisuda, UNU Sunan Giri Gelar Yudisium   |   17:00 . Ekspor Cangkang Sawit Tembus Pasar Jepang, Kemendag: Cetak Transaksi USD 12 Juta   |   16:00 . Nikmatnya Lontong Sayur Ayam Kampung dekat Jembatan TBB   |   15:30 . Warga Keluhkan Air PDAM Mati dan Keruh   |   15:00 . Ikan Arengan atau Areng-Areng   |   14:00 . Akhir November, Pengiriman Barang di Kantor Pos Mendominasi   |   13:00 . Peringati Setengah Abad KORPRI, Bupati Bojonegoro Tekankan Inovasi Birokrasi   |   12:00 . Pohon Trembesi Jadi Saksi Ganasnya Bengawan Solo   |   11:00 . Jembatan KaRe Selesai Kapan?   |  
Mon, 29 November 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Sang Anak Pulang dari Jepang, Satu Keluarga Diisolasi

blokbojonegoro.com | Friday, 17 April 2020 14:00

Sang Anak Pulang dari Jepang, Satu Keluarga Diisolasi

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Kepala Desa Kapas Kecamatan Kapas  langsung mengambil tindakan untuk mengkarantina satu keluarga, setelah menjemput kepulangan anaknya dari Negara Jepang.

"Ada satu keluarga yang kita karantina di rumahnya, sejak Kamis (16/4/2020) kemarin," kata Kepala Desa Kapas, Adi Saiful Alim.

Menurutnya Adi, warga yang pulang dari Jepang tersebut, merupakan salah satu mahasiswa dari kampus yang berada di Surabaya yang tengah magang di negara Jepang.

"Untuk magangnya sendiri sudah satu tahun dan sekarang baru pulang kampung, dan langsung gugus desa sigap dalam menanganinya," ucap Ipung sapaan akrabnya.

"Magang di Jepang karena dia kuliah mengambil jurusan Bahasa Jepang, sehingga magangnya pun di negara tersebut," Imbuh Kades.

Saat ini, mahasiswa tersebut sudah diisolasi di rumahnya bersama satu keluarga sejak Kamis (16/4/2020), sebelumnya satu keluarga tersebut sudah menjalani pemeriksaan dari Puskesmas Kecamatan.

Dari data yang dihimpun di lapangan, ruang isolasi di Desa Kapas tersebut baru ada satu keluarga yang diisolasi mandiri, satu keluarga tersebut ada 4 orang.

Ipung berharap untuk warganya yang pulang kerja dari zona merah jangan mudik dulu, meskipun sekarang mendekati bulan puasa dan lebaran. "Kalau tetap mudik harus mau diisolasi di desa," tandasnya. [saf/mu]

Tag : corona, covid 19



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Tuesday, 23 November 2021 19:30

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com

    Dewan Pers Verifikasi Faktual Media blokBojonegoro.com Komisioner Dewan Pers, Agus Sudibyo melakukan proses verifikasi faktual untuk media blokBojonegoro.com, media lokal yang berkantor di Jalan KS Tubun Gang Srinayan No.3 Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur, Selasa (23/11/2021) sore....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more