15:00 . Kerjasama Perhutani dan Kimia Farma Surabaya Gelar Vaksinasi untuk Masyarakat Umum   |   14:00 . PDM Bojonegoro Tetapkan 10 Dzulhijjah Jatuh 9 Juli 2022   |   12:00 . Satpol PP Jatim Beri Pelatihan Satgas Linmas Wilayah Bakorwil Bojonegoro   |   08:00 . PBNU Tetapkan Awal Dzulhijjah 1 Juli 2022   |   07:00 . Stres Selama Kehamilan Pengaruhi Jenis Kelamin Anak, Ini   |   17:00 . Kunjungi Donggala, Mendag Zulkifli Hasan: Pastikan Fokusnya Bukan Hanya Pulau Jawa   |   16:00 . Penentuan Idul Adha, LFNU Bojonegoro Menunggu Hasil Istbat   |   15:00 . Bojonegoro Siap Jika Ditunjuk Sebagai Pemilik Aset Jembatan Glendeng   |   14:00 . Tahun Ajaran Baru Segera Dimulai, Bersiap Terapkan Kurikulum Merdeka Belajar   |   13:00 . Perpusgatda dan Dunia Imajinasi Ajak Anak-Anak Bermain Sambil Belajar   |   09:00 . Per Juli Beli Pertalite Lewat MyPertamina, Daerah Kamu Salah Satunya?   |   08:00 . Bupati Bojonegoro Bersedia Terima Aset Jembatan Glendeng, Bupati Tuban Absen Rapat   |   07:00 . Alergi pada Anak, Ini Cara Memperkuat Barrier Tubuhnya   |   20:00 . Kontingen Bojonegoro Tambah Tiga Medali   |   19:00 . Mendag Zulhas Bertemu Dubes Amerika Serikat, Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi di Kawasan Indo-Pasifik   |  
Thu, 30 June 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Pasar Kota Belum Terapkan Physical Distancing

blokbojonegoro.com | Thursday, 07 May 2020 12:00

Pasar Kota Belum Terapkan Physical Distancing

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Sebagian besar pasar di Bojonegoro belum menerapkan physical distancing. Hal itu disampaikan Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan di Pendopo Kabupaten, Kamis (7/5/2020) bersamaan rilis hasil rapid test pedagang pasar kota. 

Dikatakan, pedagang dan pembeli tampak masih saling berdekatan, padahal pemerintah sudah menganjurkan agar menerapkan jarak fisik untuk mencegah penyebaran Covid-19. "Sebelum melakukan rapid test kami sempat keliling dan banyak yang tidak pakai maaker serta jaraknya sangat dekat," ungkap Kapolres.

Meskipun masih pagi, kondisi pasar sudah cukup ramai. Karena banyak pedagang dan penjual sayur keliling berbaur dengan pembeli. Kepadatan paling terlihat didepan Pasar Kota. 

Namun yang mengkhawatirkan pembeli dan pedagang masih saling berdekatan dan berdesakan. Belum ada penerapan jarak antara pedagang dan pembeli.

"Dengan hasil rapid test hari ini,  sudah waktunya dilakukan pengetatan operasional pasar untuk mencegah corona," tegas Budi.

Seperti diberitakan, hasil rapid test pagi tadi menyebutkan dari 269 pedagang terdapat 86 orang dinyatakan reaktif. Bahkan dari jumlah itu 75 pedagang warga Bojonegoro dan 11 dari Tuban. [oel/mu]

 

Tag : Pasar kota, covid 19, corona



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat