12:00 . Mulai Juli Kurikulum Merdeka Belajar Diterapkan di 461 Sekolah Bojonegoro   |   10:00 . PPDB Ditutup, Baru 5 SMP di Bojonegoro Penuhi Pagu   |   08:00 . Petani Terima Bibit Tembakau Virginia dari Pemkab Bojonegoro   |   22:00 . 2 Mitra Binaan PEPC JTB Berpartisipasi di Ajang Forkapnas   |   21:00 . Prof. Widodo, Alumni SMP Negeri Kapas Terpilih Menjadi Rektor Universitas Brawijaya Malang   |   20:00 . Alumni dan Santri Tebuireng Bojonegoro, Tuban dan Lamongan Gelar Halal Bihalal   |   19:00 . Serap Aspirasi, Bupati Anna Diskusi Langsung dengan BEM dan Ormawa   |   18:00 . Satlantas Polres Bojonegoro Melakukan Rekayasa Lalin di Jembatan Glendeng   |   17:00 . Presiden Joko Widodo Ajak Masyarakat Belanja Produk dan Wisata Dalam Negeri   |   16:00 . Akses Jembatan Glendeng Sudah Ditutup, Masih Ada Pengguna Jalan yang Nyelonong   |   15:00 . Satu Data Bojonegoro Bisa Menjadi Rujukan Jurnalis dan Peneliti   |   13:00 . Channel Kisah Tanah Jawa Kuak Sejarah dan Kemistisan Jembatan Kaliketek   |   09:00 . Semua Di-handle Teknologi, Tugas Pelajar Apa?   |   07:00 . 4 Manfaat Jika Kita Peduli Terhadap Keadaan Orang Lain   |   23:00 . Diduga Ngantuk Saat Hujan Deras, Sopir Truk Tabrak Portal Jalan   |  
Sun, 22 May 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Diduga Takut, Pedagang Banjarejo Tak Banyak Ikut Rapid Test

blokbojonegoro.com | Saturday, 09 May 2020 06:00

Diduga Takut, Pedagang Banjarejo Tak Banyak Ikut Rapid Test

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com - Sebagai upaya untuk mendeteksi sejak dini dan mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melakukan rapid test atau test cepat di Pasar Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro, Sabtu (9/5/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Namun saat petugas datang, ada beberapa pedagang kabur bahkan meninggalkan lapak yang sudah digelar dagangannya.

Sekda Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah menyayangkan pedagang yang takut untuk rapid test, padahal tujuannya demi kebaikan bersama untuk mencegah virus corona menyebar di Bojonegoro.

"Ada pedagang yang takut, sehingga barang dagangannya ditinggalkan saat melihat petugas. Seharusnya tidak perlu takut," kata Sekda.

Sementara itu, Kepala Pasar Banjarejo menyebutkan, jumlah pedagang yang buka di shift dini hari ada sekitar 95 pedagang. Sedangkan siang lebih dari 100.

"Ini belum banyak yang datang. Seharusnya pedagang tidak perlu takut. Karena demi kesehatan dan mencegah penyebaran virus corona. Bisa mengecek kondisi kesehatan. Selain itu, pemeriksaan juga gratis," ujar Pepy.

Dari pantauan blokBojonegoro.com di lokasi, para pedagang yang baru datang, diarahkan untuk parkir kendaraan dan diminta untuk ikut pemeriksaan. Sekitar pukul 04.00 Wib, baru sekitar 25 pedagang yang mengikuti Rapid Test. [ito/mu]

Tag : Rapid tes, banjarejo



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Sunday, 08 May 2022 13:00

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang

    Mbak Lizza, Reporter blokBojonegoro.com Lepas Lajang Momen bahagia kembali dirasakan keluarga besar Blok Media Group (BMG). Kali ini adalah Reporter blokBojonegoro.com, Lizza Arnofia Choirunnisa yang hari ini melangsungkan upacara resepsi pernikahan dengan pujaan hatinya....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat