18:00 . Secara Resmi Bupati Anna Serahkan 28 Unit Kendaraan Dinas Camat   |   16:00 . Dewan Pengupahan Rencanakan Kenaikan UMK 2023 Sebesar 3,4 Persen   |   13:00 . Desainer Yustin Mariani Bangga Rancangannya Tampil di BNFF   |   20:00 . Minibus Adu Banteng dengan Truk, Satu Orang Meninggal   |   19:00 . Pintu Air Waduk Pacal Macet, BPBD Terus Berkoordinasi BBWS Cegah Potensi Banjir Susulan   |   18:00 . Bupati Anna Resmikan Pasar Burung Bagi Para Bird Lovers   |   16:00 . Student Agency, Tantangan Guru Masa Kini   |   15:00 . Lagi Turun, Harga Antam Dijual Mulai Rp539.500   |   13:00 . Hujan, Ini Tips Saat Berkendara dengan Motor   |   19:00 . Viral Pengantin Nikah Saat Banjir, Netizen: Doa Mantan Terkabulkan   |   18:00 . Viral, Warga Sukosewu Langsungkan Pernikahan di Tengah Banjir   |   15:00 . Ini Tips Tetap Bugar dan Tingkatkan Imun Ala Tirta Ayu Spa   |   13:00 . Pernikahan Dini Marak, APPA dan PA Bojonegoro Bersinergi Bersama   |   11:00 . Inilah Nama Pemenang Fashion Street Fruit and Veggie Competition   |   10:00 . Pemkab Bojonegoro Raih Penghargaan Insan UPG dari KPK   |  
Wed, 30 November 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Usai Lebaran, Tren Gadai Barang Kembali Ramai

blokbojonegoro.com | Tuesday, 02 June 2020 18:00

Usai Lebaran, Tren Gadai Barang Kembali Ramai

Kontributor: Maulina Alfiyana

blokBojonegoro.com - Proyeksi permintaan pembiayaan melalui gadai usai Lebaran tahun ini kembali menguat. Ini ditandai dengan banyaknya masyarakat yang kembali melakukan transaksi gadai pasca lebaran kemarin.

Diah Rahmi, selaku Pimpinan PT Pegadaian (Persero) Cabang Bojonegoro mengatakan, transaksi tebus barang meningkat signifikan saat sebelum lebaran sebulan lalu. Uniknya saat lebaran usai transaksi gadai barang justru kembali mengalami kenaikan.

"Peningkatan warga yang menggadaikan perhiasan usai lebaran itu lazim terjadi setiap tahun. Sebagian warga menebus perhiasan atau barang yang mereka gadaikan sebelum lebaran untuk keperluan berlebaran, dan kembali menggadaikan barang setelah Idul Fitri," kata Diah Rahmi, Selasa (2/6/2020).

Sementara, Marisa salah seoarang penggadai mengaku memilih menggadaikan perhiasan emasnya dibandingkan dengan harus menjual. "Saya lebih baik menggadaikan cincin dan kalung emas untuk memenuhi kebutuhan keluarga yang mendesak, dari pada harus menjualnya," terangnya.

Menurut dia, kebutuhan setelah lebaran cukup banyak, sedangkan dana yang ada sudah banyak tersedot untuk memenuhi keperluan selama berlebaran. Karena itu, untuk mendapatkan uang dengan mudah, dia harus menggadaikan barang yang bisa ditebus paling lambat dua bulan ini. [lin/ito]

Tag : gadai, emas, bojonegoro, pegadaian, barang



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat