17:00 . Inilah Juara Turnamen Bulu Tangkis Piala Bupati Ormada Bojonegoro   |   16:00 . Dinpora Berharap Mahasiswa Bojonegoro Lebih Mencintai Daerah   |   14:00 . Tanggul Penahan Kali Avour di Kanor Jebol   |   13:00 . Kemendag Lepas Ekspor Produk Unggulan Desa dari NTB Senilai Rp700 Juta   |   12:00 . Tren Turun, Bengawan Solo Masih Siaga II   |   11:00 . Selamat Jalan Mbah Yai Imam, Husnul Khotimah   |   10:00 . Reses Masa Sidang 1 Politis Fraksi Garuda DPRD Bojonegoro Dengarkan Keluhan Warga Kanor   |   09:00 . Tandatangani Pakta Integritas, Dinsos Siap Wujudkan Pelayanan Terbaik   |   08:00 . Tanggul Bengawan Solo di Kanor Ambruk   |   07:00 . Ahli Kesehatan Mental Bagikan 3 Tips Untuk Kelola Stres, Apa Saja?   |   21:00 . Dekatkan Layanan Kesehatan, Bupati Resmikan Puskesmas Malo   |   20:00 . Mendag: Melalui G20 Promosikan Keragaman Budaya, Potensi Investasi dan Pariwisata   |   19:00 . Tinggal Tunggu Sertifikasi Operasi, Bendungan Gongseng Siap Beroperasi   |   18:30 . Debit Air Naik, Bengawan Solo Siaga   |   18:00 . Melalui Radio, Kasatlantas Kampanyekan Tertib Lalu Lintas   |  
Sat, 22 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Kiswadi, Kepala Ruangan Kamar Jenazah RSUD

Pernah Sehari 3 Kali Memakamkan Jenazah Covid-19

blokbojonegoro.com | Saturday, 20 June 2020 18:00

Pernah Sehari 3 Kali Memakamkan Jenazah Covid-19

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Kisah Kepala Ruang Kamar jenazah RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoeseomo Bojonegoro, Kiswadi, pria paruh baya yang telah menjalani profesi selama belasan tahun sebagai petugas jenazah di RSUD ini. Hal ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Kiswadi.

"Profesi ini sudah saya jalani bertahun-tahun, dan sekarang menjabat sebagai Kepala ruangan kamar jenazah di RSUD Bojonegoro," ungkap Kiswadi

Tak hanya ini saja tantangan yang ia dapatkan dari profesinya, terlebih ketika masa pandemi covid-19.

Berdasarkan data yang ada di rilis Dinas Kesehatan melalui Pemkab Bojonegoro, per Jumat (19/6/2020) untuk kematian baik kasus terkonfirmasi positif, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) capai 25 orang.

Hal ini tentu juga menjadikan tantangan tersendiri bagi Kiswadi, selain mengurus pemusaran jenazah Covid-19. Ia juga terjun langsung proses penguburan di liang lahat.

"Di masa pandemi seperti ini, 3 bulan berturut-turut pastinya menjadi tantangan tersendiri. Dari proses pemulasaran hingga penguburan," imbuhnya.

Setiap kali ada jenazah dalam kasus covid-19 maupun tidak, karena memang masa pandemi, Kiswadi harus menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap hingga tiga lapis.

Untuk melindungi dirinya terbebas dari covid-19, sebab profesinya tentu berhadapan langsung dengan korban kasus covid-19.

"Baik untuk kematian covid maupun tidak tentu harus menggunakan APD tiga lapis, karena memang musimnya pandemi," ujarnya.

Untuk jenazah dalam kasus covid-19, kiswadi menuturkan proses pensucian sama seperti halnya jenazah pada umumnya. Dimandikan, dikafani dengan pembungkus, di salati hingga dimasukkan dalam peti.

Usai melakukan pemusaran, ruangan dalam kamar jenazah tentu harus disemprot dengan disinfektan berkali-kali hingga dipastikan steril.

"Untuk jenazah Covid-19 pemusaran pada umumnya, yang berbeda dikafani dengan pembungkus supaya aman. Untuk petugas pun setiap kali melakukan pemulasaran juga disemprot disinfektan berkali-kali, sekaligus ruangan supaya steril. Meskipun inangnya mati virus sifatnya juga droplet menempel di benda beberapa jam," kata pria yang menjabat sebagai Kepala Ruangan Kamar Jenazah di RSUD Bojonegoro ini.

Pernah juga dalam sehari, Kiswadi bersama rekannya harus melakukan proses penguburan 3 jenazah kasus covid-19 berturut-turut.

Sebab profesinya berhadapan langsung dengan kasus kematian covid-19, Kiswadi yang memiliki istri dan anak tentu juga punya perasaan khawatir usai bekerja.

Usai bekerja terkadang Kiswadi harus mandi membersihkan badan berkali-kali, menjaga asupan gizinya supaya terlindung dari covid-19. Serta berupaya tetap memilik pemikiran positif dan pasrahkan kepada Tuhan.

"Kami hanya berharap Masyarakat disiplin mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, sehingga pandemi ini segera berakhir," pungkasnya. [liz/ito]

Tag : Kepala, ruang, rumah, sakit, Bojonegoro



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat