07:00 . Jangan Panik, Ini Sebab Bayi Cegukan dan Cara Menghentikannya   |   20:00 . Pelaksana Desa Dander dan Ngunut Gelar FGD Program Penataan Sumber Air Bagi Masyarakat   |   19:00 . HJB ke-344, Nakes Puskesmas Temayang Terima Penghargaan   |   15:00 . Capaian Kinerja Pemkab Bojonegoro Terus Meningkat   |   14:00 . Beda Indikator, Penilaian Level Covid-19 di Bojonegoro Berbeda   |   12:00 . Hari Jadi Bojonegoro, Kejaksaan Negeri Terima Penghargaan dari Pemkab   |   10:00 . Bupati Beri Penghargaan Instansi, OPD Hingga Instansi Terbaik di Hari Jadi Bojonegoro 343   |   09:00 . Meski Zona Kuning, Petugas Terus Ingatkan Prokes Kepada Masyarakat   |   07:00 . Studi Buktikan Lingkungan Hijau dapat Meningkatkan Kesehatan Mental Anak   |   06:00 . 5 Wilayah di Jatim Level 1, ini Aturan Baru dalam PPKM   |   21:00 . Resmikan Wisata Religi, Gus Ali Berziarah ke Makam Yek Ali di Sumberejo   |   20:00 . Peringkat Hasil SKD Pemkab Bojonegoro Masih Tunggu Instruksi BKN Pusat   |   19:00 . KADIN Bojonegoro Goes to Campus, Podcast di 2 Tempat   |   18:00 . Yuk...! Ikuti Webinar Cerdas dan Bijak dalam Bermedia Sosial   |   17:00 . Desa Pilanggede Raih Penghargaan Tropi Proklim Utama dari KLHK   |  
Thu, 21 October 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Lestarikan Tradisi 'Nyadran' di Tengah Pandemi Covid-19

blokbojonegoro.com | Saturday, 11 July 2020 09:00

Lestarikan Tradisi 'Nyadran' di Tengah Pandemi Covid-19

Kontributor: Herman Bagus

blokBojonegoro.com - Nyadaran atau Sedekah Bumi adalah bentuk rasa syukur terhadap Tuhan yang maha esa atas rizki yang telah diberikan berupa sandang, pangan dan papan kepada masyarakat.

Tradisi Sedekah Bumi selalu dilaksakan oleh sebagaian masyarakat setiap tahun, karena sudah menjadi tradisi serta adat desa.

Menurut Totok Edi Prayetno, Jogoboyo Desa Setren Kecamatan Ngasem, acara  nyadran di Sendang Bajingalit ini dilakukan secara sederhana dan ala kadarnya.

Karena menurutnya, acara tradisi sedekah bumi sudah ada dari dulu, meski pandemi juga masih dilakukan.

"Sedekah bumi ini akan tetap dilaksanakan setiap tahun, dengan tujuan supaya tetap terjalin silaturrahim antar warga serta mempererat persatuan dan kesatuan warga," pungkasnya.

Acara nyadran dilakukan setelah salat Jumat dan acara digelar dengan cepat. Untuk prosesi pembacaan doa dipimpin sesepuh dan pemuka agama Desa Setren.

Tujuan mengadakan tradisi Nyadran adalah untuk mengirim doa kepada leluhur, agar masyarakat yang masih hidup senantiasa diberi kehidupan yang gemah ripah loh jinawi.

"Ujub doanya ya biar anak cucunya dijauhkan dari mara bahaya, pagebluk (wabah), dan tanah yang ditinggali selalu subur makmur," terangnya.
[her/mu]

Tag : nyadran, tradisi, budaya, sedekah bumi



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat