17:00 . Awal Tahun 2022, Ada 164 Kasus DBD dan DD Masuk Dinkes Bojonegoro   |   16:00 . Harga Cetakan Antam Turun, UBS Justru Naik   |   15:00 . 1 Jiwa Melayang, Pemdes Kandangan Imbau Tetap Waspada DBD   |   14:00 . Sepanjang 2021, Dinas Damkar Tangani 445 Sarang Tawon   |   13:00 . Era Baru Perdagangan Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka Dimulai   |   12:00 . Bupati Anna Siapkan 4000 Beasiswa untuk Mahasiswa Tugas Akhir   |   11:00 . Kecelakaan Bus Margo Djoyo, 1 Orang Meninggal 5 Luka-luka   |   10:00 . Video Proses Evakusi Badan Bus Terguling di Jalur Bojonegoro Surabaya   |   09:00 . Video Kecelakaan Bus Terguling di Jalan Bojonegoro Surabaya   |   08:00 . Bus Terguling di Jalan Bojonegoro - Surabaya   |   07:30 . Hindari Truk, Bus Terguling di Mojodeso   |   07:00 . Jangan Langsung Dimarahi Jika Nilai Sekolah Anak Menurun, Bisa Jadi Gejala Stres Belajar   |   19:00 . Pelajar Bojonegoro Ikuti Virtual Zoom Meeting Himabo Goes To Campus   |   18:00 . Sinergi TNI-Polri Bersama Wartawan Bojonegoro   |   16:00 . Dinkes Bojonegoro Catat 112 Kasus DBD, 2 Orang Meninggal   |  
Tue, 18 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Waspada Corona, Jangan Panik

Forkomas BAJA Tuntut Pekerja JTB Dirapid Test

blokbojonegoro.com | Tuesday, 21 July 2020 20:00

Forkomas BAJA Tuntut Pekerja JTB Dirapid Test

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Tak ingin penyebaran virus corona atau Covid-19 semakin meluas di area pengeboran minyak, Forum Komunikasi Masyarakat Banyuurip-Jambaran (Forkomas Ba-Ja) mendatangi lokasi proyek pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) yang berada di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Selasa (21/07/2020).

Kedatangan perwakilan 10 warga dengan membawa beberapa tulisan di atas kain putih dan kardus tersebut, menginginkan seluruh pekerja agar dirapid test secara massal. Hal itu dilakukan, mengingat ada salah satu satpam terpapar Covid-19 dan menjadikan satu keluarganya diisolasi di BLK Kecamatan Dander.

"Ibaratnya walaupun ekonominya masyarakat mapan, tetapi nyawanya hilang bagaimana?," ujar salah satu warga, Edy Majnun.

Banyaknya para pekerja Migas yang bermukim di rumah warga, juga membuat keresahan masyarakat menjadi-jadi. Untuk mengantisipasi agar virus Corona tidak menyebar semakin luas, pihak perusahaan diharapkan juga melihat kondisi masyarakat sekitar pengeboran.

"Kami hanya menyampaikan aspirasi kita, agar perusahaan di proyek gas JTB tanggung jawab untuk melakukan peningkatan rapid test, dan mengkarantina tenaga kerja luar daerah," lanjut Edy Majnun saat berada di pintu masuk Gate-1 GPF JTB.

Ia pun berharap agar aspirasi dari masyarakat ini segara disikapi oleh pihak perusahaan secepatnya, minimal dengan dilakukan rapid test. Dengan adanya rapid test tersebut, masyarakat bisa mengetahui kondisi yang ada dan jika ada yang dinyatakan positif juga diharapkan ditangani dengan prosedur yang ada.

"Kita memang bukan ahlinya terkait Covid-19 ini, tetapi paling tidak kita bisa mengetahui dan mengantisipasinya, agar masyarakat bisa hidup aman, nyaman dan tentram," terang Edy Majnun.[din/col]

Tag : Covid, migas, positif



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat