14:00 . Pandemi Covid-19, Dinpora Minta Atlet Tetap Berlatih   |   13:00 . Pelaku IKM dan UMKM Gelar Senam Minggu Ceria Bangkitkan Ekonomi Kecil   |   12:00 . Pagu PPDB Belum Terpenuhi, Jalur Ini Jadi Solusi   |   10:00 . Harga Cabai Rawit Mulai Merangkak Naik di Pasaran   |   09:00 . STAI Attanwir Semakin Berkembang   |   08:00 . Yanuar Amni Optimis Tangani Persibo   |   07:00 . Waspada, Nobar EURO Harus Taati Prokes   |   20:00 . Himatika Unu Sunan Giri Luncurkan Komet Sebagai Optimaliasi Prestasi   |   19:00 . Polres Analisa dan Evaluasi Penangan Covid-19 di Bojonegoro   |   18:00 . Wagub Emil Dardak Sebut AMSI Bisa Jadi Sumber Big Data Terbesar   |   17:00 . Silaturahmi, PEPC Olahraga Bersama Tetap Patuhi Prokes   |   15:00 . Bantu UMKM, Kadin Bojonegoro Gandeng Bank   |   14:00 . Kemenko Perekonomian Kunjungi Proyek JTB di Bandungrejo   |   13:00 . Gus Ipul Ikuti Rakerwil AMSI Jatim Lewat Virtual   |   12:00 . Begini Cara Daftar SUKIRNO   |  
Sun, 13 June 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Masih Pilih Cuci Jerohan Kurban di Bengawan

blokbojonegoro.com | Friday, 31 July 2020 12:00

Warga Masih Pilih Cuci Jerohan Kurban di Bengawan

Kontributor: Lizza Arnofia

blokBojonegoro.com - Saat hari raya Idul Adha atau lebaran kurban, umat muslim di seluruh dunia melaksanakan penyembelihan hewan kurban.

Tentu selain daging yang akan dibagikan kepada fakir miskin, jerohan (organ dalam) hewan kurban juga turut sekalian dibagi.

Alhasil panitia penyembelihan harus membersihkan terlebih dahulu jerohan sebelum diterima oleh warga.

Beberapa warga memilih membersihkan organ dalam hewan kurban di Bengawan Solo, meski saat kemarau air bengawan berwarga cokelat kehitaman. Seperti yang dilakukan warga yang ada di wilayah Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Bojonegoro.

Dari pantauan blokBojonegoro.com, di bawah jembatan kaliketek, tampak air Bengawan Solo berwarna keruh dan warga tetap mencuci jerohan di sungai terpanjang di pulau jawa ini.

Salah seorang warga asal Banjarejo, Rafael berujar, momen cuci jerohan korban sudah menjadi kebiasaan warga tiap Idul Adha.

"Sudah biasa setiap moment Idul Adha. Selesai menyembelih kurban pasti mencuci jerohan di bengawan," ucapnya.

Ia juga berimbuh, alasan warga mencuci jerohan kurban di bengawan solo karena air mengalir dan tentu bisa mengurangi bau amis, berbeda apabila dicuci di lingkungan warga.

"Ya karena airnya mengalir, sekaligus supaya tidak berbau amis. Jadi warga pilih bengawan solo," pungkasnya. [liz/mu]

Tag : kurban, hewan kurban, idul adha, cuci jerohan, bengawan solo

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Monday, 31 May 2021 12:00

    Rekrutmen CPNS dan PPPK Bojonegoro 2021

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda

    Pendaftaran CPNS dan PPPK Ditunda Sesuai dengan Surat Kepala BKN bernomor 4761/B-KP.03/SD/K/2021 tanggal 28 Mei terkait beberapa peraturan penundaan pendaftaran CPNS maupun PPPK yang belum di tetapkan oleh pemerintah serta masih ada beberapa usulan revisi...

    read more