17:00 . Trend Baju Lebaran 2021, Model Simpel Praktis Era New Normal   |   15:00 . Penjual Hampers Habiskan 1500 Paket Selama Ramadan   |   13:00 . Dihantam CB, Pengendara Supra Meninggal Seketika di Tempat   |   12:00 . 262 Pasangan Muda Ajukan Dispensasi Kawin   |   10:00 . Olah Sayur Jadi Berbagai Cemilan, Penjualan Hingga Mancanegara   |   08:00 . Kebakaran Hanguskan 10 Bidak Pasar Ayam Bojonegoro   |   07:00 . Tips Memperbaiki Kesehatan Keuangan Pasca Lebaran   |   19:00 . Ini Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh Saat Larangan Mudik   |   18:00 . Nabung Emas Jadi Pilihan Investasi Menguntungkan Selama Pandemi   |   16:00 . Produksi Minuman Herbal Kekinian Wanita Asal Kapas Raup Omzet Belasan Juta   |   14:00 . Lebaran, Penumpang Perahu di Tambangan Sarirejo Meningkat   |   11:00 . Korsleting Listrik, Rumah Warga Kuncen Ludes Terbakar   |   08:00 . Petugas Gabungan Perketat Titik Penyekatan Kedewan-Cepu   |   07:00 . Menjaga Kesehatan di Hari Idul Fitri di Masa Pandemi Covid-19   |   19:00 . Pasca Macet....!!! Jembatan Glendeng Ditutup   |  
Sun, 16 May 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Minimalisir Kekeringan, Pembangunan Embung Terus Dilakukan

blokbojonegoro.com | Monday, 10 August 2020 14:00

Minimalisir Kekeringan, Pembangunan Embung Terus Dilakukan

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Sumber Daya Air (SDA), tahun ini tengah membangun sebanyak 20 embung di Wilayah Bojonegoro. Pembangunan embung tersebut difungsikan untuk menampung air saat musim penghujan.

Kepala Seksi (Kasi) Pemanfaatan Air Baku irigasi, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (SDA), Dody Sigit Wijaya mengatakan, dari target 20 embung tersebut 18 diantaranya sudah selesai dan masih ada dua embung yang berada di Desa/Kecamatan Gayam dan Desa Wotanngare, Kecamatan Kalitidu masih dalam tahap penyelesaian.

"Tahun ini kita membangun 20 embung, dengan kapasitas setiap embungnya mampu menyimpan sekitar 175 ribu kibik air," ujarnya, Senin (10/8/2020).

Dody menjelaskan, adanya Embung tersebut nantinya diharapkan sebagai tempat persediaan air untuk pengairan tanaman dimusim kemarau, meningkatkan produktifitas lahan petani saat masa tanam. Serta, mengaktifkan tenaga kerja petani pada musim kemarau, guna meminimalisir terjadinya urbanisasi masyarakat dari Desa ke Kota.

Selain itu, lanjut Dedy, tentunya juga mampu mencegah luapan air saat musim penghujan guna menekan banjir dan untuk memperbesar peresapan air ke dalam tanah.

"Diharapkan keberadaan embung bisa menampung air hujan dan digunakan untuk pertanian maupun peternakan. Pembangunan embung ini akan terus dilakukan menyeluruh di 28 Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro," lanjutnya.

Terkait sistematika pembangunan embung sendiri, ia menjelaskan, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air tidak serta merta langsung melakukan penentuan lokasi pembangunan embung di Desa-desa. Melainkan melalui pengajuan yang dilakukan oleh desa, kepada Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan kemudian baru ditindak lanjuti.

Sejak tahun 2013 hingga 2020, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro telah membangun sebanyak 513 embung. Bahkan, pada tahun 2021 mendatang, Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Air bakal kembali membangun 20 embung lagi.

"Rencana pembangunan 20 embung pada tahun 2021 itupun bisa juga bertambah, dengan catatan ada pengajuan pembangunan embung dari desa setempat," imbuhnya.

Selain pembangunan Waduk, Pemerintah saat ini juga tengah membangun Waduk Gongseng yang berada di Kecamatan Temayang yang ditargetkan selesai pada akhir 2020. Nantinya, Waduk Gongseng memiliki kapasitas penampungan air sebanyak 22,43 juta meter kubik dan menghasilkan air baku dengan debit 300 liter per detik.

"Pembangunan Waduk Gongseng ini nantinya sebagai pendukung daerah irigasi dari Waduk Pacal dan diproyeksikan mampu mengaliri daerah irigasi seluas 6.191 hektar," pungkasnya.[din/ito]

Tag : Embung, Bojonegoro, kalitidu

* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat