11:00 . HUT ke-38, SMP Negeri Kapas Tonjolkan Rakitan Sepeda Energi Listrik   |   07:00 . Jangan Cukur Bulu Kemaluan Saat Vagina Sedang Dalam Kondisi Begini   |   18:00 . Persibo Bojonegoro Melaju ke Babak 16 Besar   |   17:00 . Program Rantang Kasih Moe Tingkatkan Gizi Lansia   |   16:00 . Awal Bulan Harga Emas 24 Karat Antam Terjun   |   15:00 . Full Time, Persibo Taklukkan 1-0 Mitra Surabaya   |   14:30 . Half Time, Persibo Unggul 1-0 dari Mitra Surabaya   |   14:00 . Transparansi Pemdes Tlogorejo Raih Tiga Kategori KIP Se - Jawa Timur   |   13:45 . Menit 31 Persibo Berhasil Mencetak Gol Pertama ke Gawang Mitra Surabaya   |   13:00 . Persibo Tiba di Gresik, Kondisi Siap Tempur   |   12:00 . Harga Cabai di Pasar Bojonegoro Meroket Jelang Natal dan Tahun Baru   |   11:00 . Pemkab Bojonegoro Terima Penghargaan Kategori Tertinggi Komisi Informasi Jatim   |   10:00 . Program Aladin Bangun 7.041 Rumah Tak Layak Huni   |   08:00 . Musnahkan Barang Bukti dan Lelang   |   07:00 . Ketahui 5 Tanda ASI Kekurangan Nutrisi, Bisa Berdampak pada Kesehatan Bayi   |  
Fri, 03 December 2021
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Mengapa Stres Bisa Sebabkan Berat Badan Turun?

blokbojonegoro.com | Friday, 14 August 2020 07:00

Mengapa Stres Bisa Sebabkan Berat Badan Turun?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Bagi banyak orang, stres bisa berdampak langsung pada berat badan. 

Selain menyebabkan makan berlebihan, stres juga bisa menyebabkan seseorang kehilangan selera makan sehingga mengalami penurunan berat badan. 

Namun, hal ini biasanya hanya bersifat sementara hingga pemicu stres berlalu. 

Orang yang mengalami perubahan berat badan karena stres juga bisa mengalami hal-hal berikut: 

- sakit kepala 

- gangguan pencernaan 

- sakit dan nyeri 

- otot tegang 

- perubahan mood 

- kelelahan 

- sulit tidur 

- sering lupa 

- peningkatan detak jantung 

- penurunan gairah seks. 

Lalu, apa kaitan stres dengan penurunan berat badan? 

Saat stres,tubuh akan melepaskan hormon adrenalin dan kortisol. Adrenalin berfungsi untuk mempersiapkan tubuh melakukan aktivitas berat. Namun, hormon ini juga bisa meminimalisir nafsu makan. 

Sementara itu, kortisol memberi sinyal pada tubuh untuk menekan fungsi-fungsi yang tidak penting, termasuk respons sistem pencernaan, kekebalan, dan reproduksi. 

Respon stres yang berlebihan juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan. Akibatnya, saluran penceraan melambat agar tubuh bisa berfokus untuk merespon pemicu stres. 

Kondisi ini bisa meningkatkan risiko sakit perut, maag, diare, dan sembelit. Bahkan, stres kronis bisa memicu sindrom iritasi usus besar. 

Perubahan pada pencernaan inilah yang akhirnya membuat kita makan lebih sedikit dan berefek besar pada penurunan berat badan. 

Stres juga membuat kita hanya terpaku pada hal-hal yang memicunya sehingga kita tidak bisa memikirkan hal lain. 

Situasi ini bisa mempengaruhi kebiasaan makan kita. Akibatnya, kita tidak merasa lapar atau mungkin lupa kalau belum ada makanan yang masuk ke tubuh kita. 

Kondisi ini juga bisa mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memproses dan menyerap nutrisi. 

Selain itu, stres mempengaruhi saraf vagus, yang memengaruhi cara tubuh mencerna, menyerap, dan memetabolisme makanan. Hal ini bisa memicu peradangan di tubuh. 

Yang harus diperhatikan saat berat badan turun akibat stres

Penurunan berat badan secara drastis bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh kita. 

Itu sebabnya, kita tidak boleh menyepelehkannya. Kehilangan berat badan satu hingga dua kilo mungkin bukan masalah besar. 

Namun, kita harus berhati-hati jika berat badan turun melebihi lima persen daritotal berat badan semula dalam periode enam hingga 12 bulan. 

Kita juga harus berkonsultasi ke dokter saat penurunan berat badan yang terjadi disertai gejala berikut: 

- sakit kepala kronis 

- nyeri di dada 

- merasa gelisah berkepanjangan.

*Sumber: kompas.com

Tag : pendidikan, kesehatan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 22 November 2021 14:00

    Resensi

    Dibalik Buku 00.00

    Dibalik Buku 00.00 Buku judul 00.00 merupakan karya kedua dari Anugrah Ameylia Falensia atau yang kerap dikenal dengan panggilan Amey atau cumi oleh teman-teman maupun para teman pembacanya....

    read more

Lowongan Kerja & Iklan Hemat

  • Wednesday, 10 November 2021 10:00

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB

    BMG Buka Lowongan Wartawan bB Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter...

    read more