16:00 . BMKG Juanda: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang   |   15:00 . BPBD Jatim Beberkan Potensi Daerah Rawan Bencana, Termasuk Bojonegoro   |   13:00 . Jalan Darurat Jembatan Kedungjati Kembali Dibuka   |   12:00 . Bupati Bojonegoro Bersama Sekretaris Utama BMKG Tandatangani MoU Mitigasi Bencana   |   07:00 . Tak Perlu Tunggu Tua, Begini Cara Cegah Nyeri Sendi Sejak Muda   |   19:00 . Tren Hijab Segi Empat dan Pashmina Warna Pastel Jadi Idola   |   18:00 . Peringati Hari AIDS, STIKes Rajekwesi Edukasi Masyarakat   |   17:00 . Siapkan Atlet Muda, Igornas Jatim Gelar Balap Sepeda di Bojonegoro   |   15:00 . Damisda Buat Program Pemkab Lebih Terukur   |   14:00 . Berikut Para Juara Lomba pada Gebyar PAI SMA   |   13:00 . MGMP PAI Bojonegoro Gali Minat dan Bakat Siswa Melalui Lomba   |   11:00 . SMP Negeri 1 Kapas Terapkan Program Desasari   |   08:00 . Efek Kepak Sayap Kupu-Kupu   |   17:00 . Akibat Luapan Kali Pacal, Jembatan Penghubung di Sidobandung Ambruk   |   16:00 . BKC Bersama Pemuda Tlogohaji, dan Babinsa Sinergi Perbaiki Rumah Mbah Urip   |  
Tue, 06 December 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Warga Ini Sulap Selokan Jadi Tempat Budidaya Ikan

blokbojonegoro.com | Saturday, 15 August 2020 16:00

Warga Ini Sulap Selokan Jadi Tempat Budidaya Ikan

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Bau dan kotor adalah gambaran umum untuk menyebut kebanyakan selokan yang ada di lingkungan warga.

Tapi tidak untuk selokan yang ada di Desa Sembung, Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini.

Warga di desa tersebut mengelola selokannya dengan baik, bahkan bisa untuk memelihara ikan.

Dengan memanfaatkan selokan sepanjang sekitar 30 meter, Warga RT.5/RW.1 Desa Sembung menyulapnya menjadi tempat budidaya ikan. Bahkan ada dua jenis ikan yang dibudidayakan, yaitu ikan lele dan ikan nila sebanyak 500 ekor.

Kepada Desa Sembung, Moh. Arif Wahyudi mengungkapkan, ide awal munculnya inovasi tersebut lantaran adanya Pandemi Covid-19, yang dilarangnya menggelar acara perlombaan Agustusan yang memicu keramaian warga. Sehingga, pihak Pemdes pun memutuskan untuk membuat perlombaan lingkungan antar RT.

"Setiap RT kita beri anggaran dengan jumlah yang sama untuk mempercantik lingkunganya masing-masing, dan warga RT ini memanfaatkan selokan untuk tempat budidaya ikan dan kebetulan juga rumah saya berada di RT 5 ini," ujar Moh. Arif Wahyudi.

Dirinya menjelaskan, awalnya warga RT 5 sedikit menolak dengan ide yang diberikan, lantaran sedikit khawatir apakah ikan yang nantinya ditebar diselokan bisa hidup atau tidak. Namun setelah satu minggu kemudian, ternyata ikan yang berada diselokan tersebut tumbuh dengan cepat dan tidak ada yang mati.

"Awalnya memang sedikit ragu, karena air diselokan warnanya kehitam-hitaman," imbuhnya.

Untuk mengantisipasi agar ikan tidak mati dengan air yang kehitam-hitaman, masyarakat pun menempatkan pompa air dengan menyaring air yang keluar dari pompa dengan sebuah saringan yang terbuat dari bahan arang dan serabut (Sepet) kelapa, yang ditaruh di dalam sebuah tong.

Terkait ikan yang ditebar sendiri, Arif mengatakan, sengaja memilih ikan lele dan ikan nila. Pasalnya, kedua ikan ini memiliki daya tahan yang cukup kuat dengan lingkungan, dibanding ikan jenis lainnya.

Bahkan dengan adanya inovasi baru ini, cukup berdampak pada lingkungan warga setempat, yaitu semakin sedikitnya nyamuk yang berada di RT 5. Sebab, selama ini selokan menjadi salah satu tempat berkembang biak nyamuk yang cukup besar.

"Jika ini berhasil, rencana kedepan mungkin akan kita kembangkan lagi, sehingga bisa menjadi kekuatan ekonomi baru masyarakat," imbuhnya kepada blokBojonegoro.com.

Selain warga RT 5 yang memanfaatkan selokan menjadi tempat budidaya ikan, beberapa warga di RT lain juga menyulap lingkunganya dengan indah, seperti pemasangan lampu warna-warni, lampion, umbul-umbul, pengecatan jalan hingga penyedian tembat bermain. [din/mu]

Tag : ikan, budidaya ikan, kreatif, lingkungan, warga, desa, lomba agustusan



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat